Breaking News

Warga Tak Perlu Takut Lewati Pos Penyekatan

Warga Tak Perlu Takut Lewati Pos Penyekatan
Ilustrasi

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.com - Pos penyekatan dibangun sebagai bentuk intervensi guna membatasi mobilitas masyarakat yang masuk ke wilayah kota Banda Aceh. 

Sebagaimana diketahui, dalam Inmendagri Nomor 17 Tahun 2021 disebutkan bahwa kota Banda Aceh berada dalam status PPKM Mikro Level 4.

Oleh karenanya, masyarakat Aceh tidak perlu takut untuk melintasi pos penyekatan tersebut. Karena, pos penyekatan didirikan untuk mencegah meluasnya penyebaran COVID-19 dari mobilitas orang yang akan memasuki kota Banda Aceh, khususnya orang dari luar Aceh.

Hal ini diungkapkan Karo Ops Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito melalui Kabag Dal Ops, AKBP Bambang Wijanarko saat mengikuti rakor di ruang rapat kantor Satpol PP dan WH Aceh, Kota Banda Aceh, Selasa (13/7/2021).

Dalam Rakor tersebut, ia menjelaskan, saat memasuki Banda Aceh masyarakat yang berasal dari luar Aceh wajib menunjukkan surat bebas COVID-19 atau sertifikat vaksin. 

Hal ini untuk memastikan orang dari luar Aceh yang akan masuk ke Banda Aceh dipastikan tidak dalam status positif COVID-19.

Kemudian, lanjut Bambang, terhadap masyarakat Aceh maka pemeriksaan yang dilakukan di pos penyekatan lebih kepada pemeriksaan prokes pada saat berkendara.

Apabila tidak sesuai prokes, maka akan diminta oleh petugas untuk menerapkannya, misalnya bila tidak menggunakan masker akan diminta petugas untuk menggunakan masker. 

Selain itu, bila dalam angkutan umum tidak jaga jarak maka petugas akan meminta agar kapasitas dalam angkutan umum tersebut dikurangi supaya jaga jarak bisa diterapkan.

Selain itu, pada pos penyekatan masyarakat yang melintas juga akan ditanyai sejumlah pertanyaan seperti sudah divaksin atau belum. Jika belum, masyarakat akan diminta untuk divaksin secara gratis di pos terdekat.

"Jadi, tujuan adanya pos penyekatan tersebut sama sekali bukan untuk mempersulit, namun itu semua untuk mengamankan masyarakat Aceh agar terhindar dari potensi penyebaran COVID-19, apalagi dalam situasi kota Banda Aceh zona merah yang sedang melaksanakan PPKM Level 4 (diperketat)," ungkapnya.

"Masyarakat Aceh tidak perlu resah dengan keberadaan pos penyekatan karena selain untuk mengamankan masyarakat Aceh, pos penyekatan juga untuk membantu masyarakat Aceh mendapatkan edukasi tentang prokes, pelayanan swab antigen, dan vaksinasi gratis," jelasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy secara terpisah menyampaikan agar masyarakat jangan gampang terpengaruh dengan isu-isu yang mengatakan pos penyekatan itu untuk mempersulit masyarakat.

Bahkan, kata Winardy, ada oknum yang tidak bertanggung jawab menghembuskan isu jika pos penyekatan ini seperti jaman konflik dulu.

"Ini sangat melenceng dan tidak benar, penyekatan ini demi keamanan masyarakat dan untuk mengendalikan penyebaran COVID-19 pada PPKM Mikro Level 4 ini," pungkas Winardy.

Editor:
Rubrik:Umum