Viral di Medsos Soal Anjing yang Mati di Singkil, Ini Kata Satpol PP

Viral di Medsos Soal Anjing yang Mati di Singkil, Ini Kata Satpol PP(Dok. Warga/Abdul Berutu)
Anjing bernama Canon yang mati di Aceh Singkil dan kini viral di media sosial.

SINGKIL, ACEHPORTAL.com - Kematian Canon, seekor anjing jinak di Aceh Singkil saat ini menjadi perbincangan hangat di media sosial baik di Instagram, Twitter dan Facebook.

Hewan yang tergolong setia kepada manusia itu diduga mati akibat ulah oknum Satpol PP wilayah setempat yang menangkapnya. 

Beragam komentar dilontarkan netizen di media sosial terkait kematian Canon. Banyak yang menghujat bahkan hingga mengutuk aparat Satpol PP usai melihat aksinya yang terekam kamera ponsel dalam menangkap anjing itu.

Bahkan, terlihat banyak netizen tingkat nasional yang mendukung serta menyemangati sang pemilik untuk mencari keadilan terkait kematian Canon.

Diketahui, peristiwa tersebut terjadi di Pulau Panjang, Desa Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil.

Saat dkonfirmasi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Aceh Singkil, Ahmad Yani melalui Kabid Trantib, Abdullah mengatakan, pihaknya mengevakuasi anjing itu karena telah meresahkan wisatawan di lokasi tersebut.

Menurut Abdullah, tindakan yang dilakukan telah sesuai dengan kesepakatan yang dibuat antara warga termasuk sang pemilik serta Qanun Aceh yang berlaku. Apalagi, di Aceh sendiri penerapan wisata halal dilakukan.

"Sementara mau mengevakuasi saja pun kami sempat membutuhkan waktu selama dua hari, awalnya petugas berangkat pada hari Senin (21/10/2021) namun gagal mengevakuasi anjing itu karena terkesan penjaga anjing menyembunyikannya," sebutnya, Minggu (24/10/2021). 

Abdullah juga mengatakan, petugas sempat meminta sang pemilik sendiri yang melakukan evakuasi karena telah jinak dengan tuannya itu.

"Namun tak diindahkan oleh penjaganya dan keesokan harinya pada hari Selasa petugas kembali datang lagi bersama muspika dan lagi-lagi terkesan penjaga tetap menyembunyikan," tutur Abdullah.

"Hingga petugas dan muspika geram karena merasa tak dihargai oleh penjaga, akhirnya kami evakuasi sendiri, tapi tidak ada kekerasan yang dilakukan petugas, karena saya sendiri bersama teman dari Satpol PP yang ikut mengevakuasi, bahkan saat itu ada dari TNI Angkatan Darat, ada dari polisi dan ada dari Muspika Pulau Banyak," tuturnya lagi.

Saat disinggung terkait kematian anjing itu, Abdullah mengungkapkan bahwa pihaknya mengevakuasi anjing tersebut sebanyak dua ekor untuk dibawa ke Singkil.

"Dalam perjalanan anjing tersebut mati satu berwarna hitam dan satu lagi anjing warna abu-abu masih hidup dan ersoalan tersebut juga telah kami sampaikan kepada Bapak Sekda Aceh Singkil, jadi saya ulangi tidak ada kekerasan yang kami lakukan," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Pulau Banyak, Murklis membenarkan bahwa pihak Muspika Kecamatan Pulau Banyak sudah menyurati pemilik anjing tersebut pada tahun 2019.

"Habis itu sudah diperingatkan karena sudah mengganggu ketenangan warga dan wisatawan yang berkunjung ke lokasi itu," sebut Murklis.

Murklis juga mengatakan, Satpol PP turun ke lokasi karena adanya gangguan ketertiban terhadap wisatawan dan warga setempat.

"Anjing itu telah mengganggu ketertiban warga bahkan ada korban wisatawan menyebur ke laut karena dikejar anjing itu, tercebur ke laut hp-nya basah dan rusak," kata Murklis. 

Murlis juga menyampaikan, dengan adanya peristiwa itulah maka dilakukan penindakan dan penertiban oleh Satpol PP serta masyarakat pun mengucapkan terima kasih.

"Laporan itu masuk ke Satpol PP, artinya tahapan peringatan sudah disampaikan melalui surat, mukim juga sudah menyampaikan," pungkasnya.

Versi lainnya, pemilik anjing yang belum diketahui pasti oleh ACEHPORTAL. com tentang identitasnya mengaku bahwa Canon sangat bersahabat dengan manusia, khususnya warga sekitar. 

Hal ini terungkap dan diviralkan melalui beberapa akun medsos seperti Tercyduk Aceh, Habamedsos serta lainnya sesuai dengan postingan yang dibuat oleh sang pemilik anjing.

Berikut beberapa postingan di Instagram terkait kematian anjing di Singkil bernama Canon tersebut:

(Dok. Hasil tangkap layar ponsel pada Instagram di akun medsos bernama Habamedsos)

Editor:
Rubrik:Umum