Tim Rimueng Ringkus Pelaku Perampasan Handphone di Banda Aceh

Tim Rimueng Ringkus Pelaku Perampasan Handphone di Banda Aceh
Para pelaku diamankan polisi. (Ist)

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.com - Tim Rimueng Sat Reskrim Polresta Banda Aceh meringkus empat pelaku perampasan handphone yang terjadi di seputaran Taman Kota di jalan Gampong Alue Deah Teungoh, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, Senin (3/5/2021) lalu.

Masing-masing pelaku berinisial YSS (19) dan MOL (18) yang merupakan warga Kuta Alam serta MH (19), warga Lambhuk dan MDA (18), warga Sibayak Seutui, Banda Aceh.

Sementara, hasil kejahatan para pelaku dijual kepada LHC (34) yang merupakan warga Keudah yang berprofesi sebagai teknisi perbaikan handphone.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto melalui Kasat Reskrim, AKP M Ryan Citra Yudha mengatakan, penangkapan para pelaku dilakukan atas laporan polisi dari orang tua korban. 

“Korban bernama Faronza saat itu sedang melintasi TKP menggunakan motor. Namun tiba-tiba diberhentikan para pelaku yang menggunakan dua unit motor jenis Beat seraya memeriksa handphone yang dimilikinya,” tutur AKP Ryan, Rabu (2/6/2021).

Kemudian, saat salah satu pelaku melihat dan memeriksa handphone korban, para pelaku langsung mengambil dan melarikan diri menggunakan sepeda motornya.

Berdasarkan laporan orang tua korban, Tim Rimueng langsung melakukan penyelidikan serta melengkapi bukti-bukti dan memeriksa saksi korban. Pada Selasa (1/6/2021), tim menangkap LHC (34) selaku penadah hasil kejahatan yang dilakukan oleh pelaku di Keudah. 

“Saat diperiksa, LHC mengakui handphone yang dibeli dari salah satu pelaku kejahatan seharga dua juta untuk dua unit handphone tersebut. Setelah dibobol password, LHC menjual kembali kepada masyarakat dengan harga standar serta menggunakan kotak palsu,” sebut Kasat Reskrim. 

"Saat kami menanyakan bagaimana ciri-ciri pelaku dan kenal dengan pelaku, ianya menyebutkan kenal dan menyebutkan identitas pelaku yang menjual handphone dari hasil kejahatan," tambahnya. 

Setelah memiliki data akurat, lanjut Ryan, Tim Rimueng yang dipimpin Ipda Pulung Nur Hidayatullah meringkus satu per satu para pelaku di rumahnya masing-masing, Rabu (2/6/2021) dini hari. 

Selain pelaku, petugas juga mengamankan berupa barang bukti hasil aksi perampasan yang dilakukan oleh pelaku serta alat bantu berupa dua unit motor jenis Beat.

“Ada dua unit handphone yang turut diamankan yaitu Handphone Android merk Vivo Y12 dan Vivo Y30,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku dan barang bukti diamankan di Polresta Banda Aceh guna dilakukan proses hukum lebih lanjut sesuai dengan Pasal 368 ayat (I) KUHPidana dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.