Tim Jaksa Penyidik Kejagung RI Sita Kapal Terkait Kasus Dugaan Korupsi PT ASABRI

Tim Jaksa Penyidik Kejagung RI Sita Kapal Terkait Kasus Dugaan Korupsi PT ASABRI

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.com - Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung kembali menyita barang bukti dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi di PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI) yang diduga menyebabkan kerugian keuangan negara kurang lebih Rp 23 triliun.

Kali ini, Tim Jaksa Penyidik menyita kapal dengan memasang tanda atau plang terhadap 13 unit kapal milik PT Jelajah Bahari Utama yang merupakan aset milik dan atau yang terkait Tersangka HH.

"Adapun 13 kapal yang disita oleh Tim Jaksa Penyidik, antara lain Kapal TBG ARK 03, Kapal TBG ARK 01, Kapal TBG ARK 02, Kapal TBG ARK 05, Kapal TBG ARK 06, Kapal TB NOAH II, Kapal TB NOAH III, Kapal TB NOAH V, Kapal TB NOAH VI, Kapal TB NOAH I, Kapal TBG 306, Kapal TBG 301 dan Kapal TTG 2007," ungkap Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam rilisnya, Rabu (10/3/2021).

Sementara, jelas Leonard, terhadap 4 unit kapal milik PT Trada Alam Minera masih dilakukan pengecekan fisik yang dalam proses penyitaan bertempat di Samarinda dan Sendawar, Kutai Barat yakni Kapal TTB PASMAR 01, Kapal TB TAURIANS TWO, Kapal TB TAURIANS THREE dan Kapal TB TAURIANS ONE.

"Terhadap aset-aset para Tersangka yang telah disita tersebut, selanjutnya akan dilakukan penaksiran atau taksasi oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) guna diperhitungkan sebagai penyelamatan kerugian keuangan negara di dalam proses selanjutnya," tambahnya.

Rubrik:Nasional, Hukum
jmsi bank aceh
JMSI BPKA
JMSI