Tim Gabungan Posal Singkil Bantu Cari Nelayan Kilangan yang Hilang

Tim Gabungan Posal Singkil Bantu Cari Nelayan Kilangan yang Hilang
Tim Gabungan Posal Singkil Bantu Cari Nelayan Kilangan yang Hilang. (Ist)

SINGKIL ACEHPORTAL.com - Akibat cuaca buruk di Singkil seorang nelayan bernama Dedi Susanto (37) asal Gampong Kilangan, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, sudah dua hari belum pulang untuk mencari nafkah di laut sejak dari pagi Sabtu 3/4/2021.

Nelayan hilang tersebut, dibantu oleh Tim Gabungan Pos Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (Posal) Singkil personal terdiri dari Danposal Singkil, Lettu Laut (T) Nur Cholis, Posal Singkil, Serda Keu Soiman, BPBD Aceh Singkil, Safrizal, BPBD Singkil Rafli, BPBD Singkil, Khairil Ahmad Simbolon, Mantan Panglima Laut Desa Kilangan, Jamalus, Nelayan, Sahril, Irlan, Herman, Rosman. Untuk ikut mencari korban yang belum pulang dari laut.

Hal itu di sampaikan Komandan Posal Singkil, Lettu Laut (T) Nur Cholis kepada ACEHPORTAL.com menyampaikan.

"Telah kita peroleh informasi dari Bpk. Jamalus mantan Panglima Laut Desa Kilangan, Kecamatan Singkil Aceh Singkil tentang orang hilang atau nelayan pancing irig di sekitar perairan Aceh Singkil atas nama Dedi Susanto Alamat Desa Kilangan, Kec. Singkl, Kab. Aceh Singkil," ujar Nur Cholis

Lanjut Nur Cholis, kronologis kejadian hilangnya nelayan irig tersebut, pada hari Sabtu 3/4/2021 sekira pukul 06.30 WIB, korban berangkat dari rumah menggunakan kapal sampan (Robin) dengan 2 unit mesin temlel untuk melaut dengan tujuan memancing irig di seputar karang tengah laut Singkil.

"Sekira pukul 15.00 WIB cuaca extrim (badai) terjadi di perairan Aceh Singkil dan sampai sore korban tidak kunjung kembali ke rumah sehingga keluarga korban melaporkan ke Bpk. Jamalus Mantan Panglima Laut Desa Kilangan tersebut," terangnya.

Nur Cholis juga menambahkan, pukul 23.00 Wib Jamalus melaporkan ke Posal Singkil untuk minta bantuan agar dapat dilaksanakan pencarian.

"Karena cuaca hujan lebat dan badai pencarian korban baru di laksanakan pada pagi harinya," jelas Nur Cholis

Nur Cholis menceritakan, pada hari Minggu 4/4/2021 pukul 08.00 WIB, tim gabungan yang terdiri dari Posal Singkil, BPBD Aceh Singkil dan masyarakat melaksanakan pencarian korban ke laut dengan arah pencarian Pulau Birahan dan Pulau Panjang Kecamatan Singkil Utara.

"Pukul 12.00 Wib cuaca di laut kembali extrims ombak dan angin kencang kembali terjadi sehingga Tim Gabungan mundur ke daratan sekaligus melaksanakan istirahat sholat dan makan siang," ungkap Nur Cholis

Tambah Nur Cholis, pada pukul 14.30 Wib, Tim Gabungan kembali turun ke laut melanjutkan pencarian di daerah sekitar Pualau Dundun dan Karang Lempeng, Sumatera Utara. Menggunakan satu Unit Sped 40 Pk milik Posal Singkil dan satu Unit Sped kayu milik masyarakat.

"Namun masih belum mendapatkan hasil, tanda-tanda keberadaan korban belum ditemukan, pukul 18.00 Wib, pencarian dihentikan untuk dilanjutkan besok pagi, selanjutnya Tim Gabungan kembali ke darat," terang Nur Cholis

Nur Cholis berharap, semoga untuk pencarian besok, korban bisa ditemukan dengan selamat.

"Agar kembali berkumpul dengan anak dan keluarganya, kita juga berharap bagi siapa bisa menemukan agar menginformasikan," harap Nur Cholis.

Dengan demikian Kata Nur Cholis, perlunya penekanan kepada masyarakat nelayan pancing pengguna sampan atau robin.

"Untuk betul-betul memperhatikan faktor keselamatan, selalu update cuaca sebelum melaut dan membawa alat penyelamat di sampannya," pungkas Nur Cholis

Semmentara itu, kejadian hilangnya nelayan pancing irig atas nama Dedi Susanto yang beralamat Gampong Kilangan, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil itu, disebabkan cuaca exstrims, hujan dan badai sehingga korban dan kapal sampan yang digunakan hilang kontak.

Kapal Sampan (Robin) milik korban memakai mesin dua sehingga lebih kencang dari sampan pada umumnya yang dipakai masyarakat yang lain, korban sering melaut lebih jauh ke tengah, terpisah dari sampan-sampan yang lain, tetapi kondisi dan ukuran sampan tetap sama besar, sangat beresiko terjadi kecelakaan saat cuaca ekstrem terjadi.

Editor:
Rubrik:Daerah, Peristiwa, Umum
jmsi bank aceh
JMSI BPKA
JMSI