Breaking News

Tiga Rumah Kontrakan Berkonstruksi Kayu Habis Terbakar di Tungkop Aceh Besar

Tiga Rumah Kontrakan Berkonstruksi Kayu Habis Terbakar di Tungkop Aceh Besar
Tiga unit rumah berkonstruksi kayu habis terbakar di Tungkop, Aceh Besar. (Ist)

JANTHO, ACEHPORTAL.com - Tiga unit rumah kontrakan berkonstruksi kayu yang berada di kawasan Gampong Tungkop, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar habis dilalap si jago merah, Rabu (16/6/2021) sore sekitar pukul 18.26 WIB.

Ketiga rumah yang mengalami rusak berat tersebut milik warga setempat bernama M Yusuf Ibrahim (53), namun masing-masing rumah dikontrak oleh Helmi (33), Irwandi (34) dan Leli (30).

Saat ini, para penyewa rumah itu pun terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya masing-masing pasca kejadian tersebut.

Petugas Pusdalops BPBD Aceh Besar, Maswani mengungkapkan, informasi kebakaran ini awalnya diperoleh petugas dari salah satu wartawan media online lokal Haba Nusantara yakni Ismail.

Dimana, saat itu Ismail sedang beristirahat sejenak di depan rumahnya dan melihat warga yang berlari serta kepulan asap. Mengetahui hal ini, ia pun langsung melaporkan peristiwa kebakaran ke BPBD Aceh Besar. 

"Menerima informasi itu BPBD Aceh Besar langsung mengerahkan petugas damkar dari Pos Kajhu dan Sibreh ke lokasi kejadian, ada empat armada damkar yang dikerahkan beserta 20 orang personel," ujarnya.

Berdasarkan keterangan warga, api diduga muncul dari kompor gas di salah satu rumah hingga akhirnya dengan mudah membakar bangunan rumah. Bahkan, harta benda milik korban pun tak dapat diselamatkan.

"Api dapat dipadamkan sekitar satu jam kemudian, untuk penyebab kejadian kebakaran dari kompor gas, namun sudah dalam penanganan pihak yang berwajib, penanganan melibatkan sejumlah pihak lain seperti TNI-Polri, RAPI, masyarakat setempat dan lainnya," kata Maswani.

*Kebakaran Lahan di Jantho

Sebelumnya, kebakaran lahan terjadi di kawasan Gampong Jantho Makmur, Kecamatan Kota Jantho, Aceh Besar sekitar pukul 16.05 WIB. Lahan yang terbakar adalah lahan Komplek Bapelkes Jantho.

"Kebakaran diketahui berdasarkan informasi dari sekuriti Bapelkes yang langsung datang ke Pos Damkar Jantho, petugas langsung ke lokasi dengan mengerahkan satu unit damkar," ungkapnya.

Menurut keterangan pekerja Bapelkes setempat yakni Danru Wahyu, saat itu di lokasi sedang diadakan gotong royong berupa pembersihan lahan yang kemudian membakar tumpukan ilalang.

"Kondisi angin kencang hingga api cepat menjalar, mereka berusaha memadamkan api secara manual namun terus membesar sehingga sekuriti Bapelkes langsung menghubungi petugas damkar, dengan cuaca yang cerah dan terik sehingga api dengan mudah menjalar dan terbakar," jelasnya lagi.

"Pembakaran tumpukan ilalang yang dibakar dalam pengawasan pekerja, luas lahan yang terbakar sekitar lebih kurang dua hektare," katanya.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Besar, Farhan AP kembali mengimbau masyarakat. Menurutnya, saat ini sudah pada level mudah dan sangat mudah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Untuk itu kita mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dengan percikan api, masyarakat yang ingin membuka lahan perkebunan agar tidak dengan cara membakar, apalagi pembakaran sampah dan sejenisnya dilakukan tanpa pengawasan itu sangat berbahaya," tambah Kalaksa BPBD Aceh Besar.