Breaking News

Kasus Korupsi Pembangunan Jembatan Pangawa

Terdakwa Korupsi Pembangunan Jembatan Pangawa Serahkan Uang Pengganti Senilai Rp 150 Juta ke Kejari Pijay

Terdakwa Korupsi Pembangunan Jembatan Pangawa Serahkan Uang Pengganti Senilai Rp 150 Juta ke Kejari Pijay
Terdakwa Korupsi Pembangunan Jembatan Pangawa Serahkan Uang Pengganti Senilai Rp 150 Juta ke Kejari Pijay. (Ist)

MEUREUDU, ACEHPORTAL.com - Terdakwa kasus korupsi pembangunan Jembatan Pangawa yakni Mahlizar menyerahkan uang pengganti kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya, Senin (7/6/2021) siang.

Penyerahan uang titipan sebagai uang pengganti senilai Rp 150 juta itu dilakukan di kantor Kejaksaan setempat. Penyerahan dilakukan oleh Penasihat Hukum Mahlizar yakni Zulfan kepada Tim JPU Kejari Pidie Jaya. 

"Selanjutnya uang titipan tersebut disita oleh Kejari Pidie Jaya sebagai upaya untuk memulihkan keuangan negara atau daerah dalam perkara tindak pidana korupsi pembangunan Jembatan Pangawa dengan total nilai kerugian negara sebesar Rp 417 juta lebih (Rp 417.272.741)," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Pidie Jaya melalui Kasi Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Andri Herdiansyah, Senin malam.

Terdakwa Mahlizar bin A Rahman selaku Direktur perusahaan PT Zarnita Abadi melaksanakan pekerjaan pembangunan Jembatan Pangwa. Namun kenyataannya, pekerjaan tidak sesuai dengan spesifikasi dan volume sebagai mana terdapat di dalam surat perjanjian kerja (kontrak).

Sehingga, atas perbuatannya terdakwa diduga melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

"Kegiatan penyerahan uang pengganti dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan berjalan dengan aman dan tertib," tambah Kasi Pidsus.

Editor:
Rubrik:Daerah, Hukum