Breaking News

Tangkap Penjual Sabu di Lhokseumawe, Polisi Amankan Setengah Kilogram Barang Bukti

Tangkap Penjual Sabu di Lhokseumawe, Polisi Amankan Setengah Kilogram Barang Bukti
Konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe. (Ist)

LHOKSEUMAWE, ACEHPORTAL.com - Sat Resnarkoba Polres Lhokseumawe menangkap seorang penjual sabu di Gampong Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Senin (17/5/2021).

Dalam penangkapan itu, petugas juga mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 500 gram lebih.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto melalui Wakapolres, Kompol Raja Gunawan mengatakan, tersangka yang ditangkap berinisial MD (31), warga Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. 

Penangkapan MD berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa di areal tambak ikan Dusun Kumbang Gampong Meunasah Mee ada seorang laki-laki yang menyimpan sabu dalam jumlah besar.

Menindaklanjuti informasi ini, kata Wakapolres, Unit Opsnal Sat Narkoba Polres Lhokseumawe melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran informasi itu.

"Setelah diselidiki selama beberapa hari dan ternyata benar di areal tambak yang dimaksud ada lelaki yang menyimpan dan menjual sabu, Senin kemarin sekitar pukul 16.00 WIB tersangka MD ditangkap, selanjutnya dilakukan pengembangan dari mana MD memperoleh sabu-sabu ini," jelas Wakapolres.

Barang bukti sabu yang diamankan, jelas Raja, terbungkus dalam kemasan teh termasuk delapan paket kecil dengan jumlah total 500 gram lebih. Dari pengakuan MD, barang haram ini dibeli dari seseorang berinisial CU (DPO) yang kemudian dijual kembali dalam bentuk paket-paket kecil.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka MD langsung diboyong ke Mapolres Lhokseumawe. Ia dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara maksimal seumur hidup.

"Kami akan terus mengejar para bandar dan pelaku peredaran barkoba, ini merupakan komitmen kami dalam menyelamatkan generasi muda Aceh," tegas Wakapolres.

Editor:
Rubrik:Daerah, Hukum