Breaking News

Mulai Tanggal 6 hingga 17 Mei Nanti Dilarang Mudik

Sopir dan Penumpang Angkutan Umum di Banda Aceh Dites Swab Antigen

Sopir dan Penumpang Angkutan Umum di Banda Aceh Dites Swab Antigen
Sopir dan Penumpang Angkutan Umum di Banda Aceh Dites Swab Antigen. (ACEHPORTAL.com)

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.com - Di masa pandemi ini pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik lebaran. Hal itu dilakukan guna mencegah penularan COVID-19.

Di kota Banda Aceh, sejumlah angkutan umum seperti mopen L300 dan bus masih tetap beroperasi hingga tanggal 6 Mei nanti larangan mudik diberlakukan.

Namun, beroperasinya angkutan umum itu dipantau oleh Dinas Perhubungan dan Kepolisian Lalu Lintas (Polantas) dan pihak lainnya.

Sopir dan penumpang yang hendak bepergian ini wajib melakukan tes swab antigen sebelum berangkat. Jika nantinya terdeteksi mengidap COVID-19 maka akan dilarang berangkat dan wajib mengisolasi diri serta mendapatkan penanganan medis.

Pantauan ACEHPORTAL.com di Terminal L300 Lueng Bata, puluhan penumpang dan sopir terlihat sedang melakukan tes swab yang digelar gratis oleh Dit Lantas Polda Aceh.

Selain di Terminal L300 Lueng Bata, tes swab antigen juga diberlakukan bagi para sopir dan penumpang di Terminal Bus Batoh, Banda Aceh.

Dalam kegiatan itu, Dir Lantas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani turun langsung ke lokasi yang didampingi pejabat lainnya termasuk Kepala Terminal.

Saat diwawancarai, Diri Lantas mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi serta mencegah berkembangnya virus COVID-19 yang kini masih merebak.

"Kita tidak ingin nantinya ada sopir atau penumpang yang terpapar virus COVID-19 saat melakukan perjalanan," ujarnya Senin (3/5/2021) malam.

Tes swab antigen ini dilakukan seterusnya secara berpindah-pindah baik di kota Banda Aceh maupun di kabupaten lainnya hingga tanggal 6 Mei mendatang dimana masyarakat dilarang untuk mudik ke kampung halaman. 

"Jika nantinya ada penumpang atau sopir yang positif maka akan batalkan berangkat dan isolasikan, ini kita berikan secara gratis kepada masyarakat jadi masyarakat tidak usah bayar karena ditanggung semua oleh kepolisian," kata Dicky.

Seperti diketahui, tanggal 6 Mei hingga 17 Mei nanti semua kegiatan mudik atau bepergian ke luar kota akan dihentikan, kecuali untuk kepentingan terkait kesehatan, musibah seperti orang yang meninggal dunia, pengiriman sembako dan sejenisnya.

"Untuk mudik antar kabupaten/kota nanti akan diputuskan oleh Gubernur (Aceh) besok pagi, kalau antar provinsi sudah jelas tidak boleh. Jika ada yang melanggar nanti akan disuruh putar balik misalnya dari Aceh ke Sumut juga sebaliknya," tegas Direktur.

Saat ditanya mengenai arus lalu lintas saat ini, Dicky mengaku bahwa arus lalu lintas kini masih biasa-biasa saja dan tidak ada mengalami peningkatan. Petugas pun akan selalu melakukan pemantauan arus lalu lintas.

Selain itu, kawasan perbatasan provinsi seperti Aceh dan Sumatera Utara telah ditutup dan dijaga petugas untuk mencegah adanya masyarakat yang masuk atau keluar.

"Termasuk jalan-jalan tikus yang sudah dijaga seperti wilayah Singkil, Aceh Tamiang, Subulussalam dan lainnya," katanya lagi.

Terlihat kegiatan tes swab antigen yang dilakukan di terminal angkutan umum ini berjalan lancar. Banyak masyarakat baik penumpang maupun sopir yang secara sukarela melakukan tes tersebut.

Diketahui, hasil tes swab terhadap para sopir dan penumpang ini sebagian besar hasilnya negatif dari virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut.

Iklan idul fitri gub
Iklan bub gayo lues