Breaking News

Simpan Sabu, Oknum PNS di Lhokseumawe Ditangkap

Simpan Sabu, Oknum PNS di Lhokseumawe Ditangkap

LHOKSEUMAWE, ACEHPORTAL.com - Diduga menyimpan narkotika jenis sabu-sabu, seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial M (42) ditangkap personel Sat Resnarkoba Polres Lhokseumawe di rumahnya di Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Rabu (17/3/2021) malam.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto dalam konferensi pers di Gedung Serbaguna Wira Satya Mapolres Lhokseumawe, Jumat (19/3/2021) mengatakan, pengungkapan kasus ini berkat adanya informasi dari masyarakat.

Kemudian, tim opsnal Sat Resnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan pemantauan di seputaran lokasi rumah tersangka guna memastikan kebenaran informasi dimaksud.

Setelah sepekan dilakukan pemantauan, kata Kapolres, diketahui tersangka M memiliki dan menyimpan narkotika jenis sabu-sabu. Usai ditangkap, petugas juga menggeledah rumahnya.

"Tersangka M ditangkap di rumahnya di kawasan Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe," ujar Kapolres.

Saat penggeledahan, polisi menemukan satu paket sabu dalam plastik transparan, satu buah celana jins, satu kotak rokok gudang garam dan satu unit handphone.

"Barang ini disimpan di dalam saku celana jeans di dalam kontak rokok," kata Eko.

Tersangka M tidak mengakui barang bukti yang ditemukan itu miliknya. Namun, selama bulan November 2020 hingga akhir Januari 2021, sering menggunakan sabu-sabu bersama rekannya berinisial I di dalam kamar tempat barang bukti ditemukan.

Kini, M meringkuk dalam Rutan Mapolres Lhokseumawe, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Jo Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal seumur hidup.

*Tersangka Jual Beli Narkoba di Simpang Keuramat Juga Ditangkap

Sementara itu, Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Lhokseumawe juga meringkus seorang pemuda bernisial Z (27) asal Simpang Keuramat, Aceh Utara karena diduga memperjualbelikan sabu-sabu.

Pengungkapan ini dilakukan berdasarkan informasi masyarakat yang kemudian melakukan penyelidikan di seputaran tempat tinggal tersangka.

"Tim kita melakukan penggerebekan dan berhasil menangkap tersangka Z pada Kamis 11 Maret 2021 lalu, selain menangkap Z , tim Sat Resnarkoba juga menyita barang bukti," ujar Kapolres.

Dari hasil pemeriksaan awal diketahui tersangka mengaku sabu itu dibeli dari salah seorang warga Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe bernama panggilan All yang telah ditetapkan sebagai DPO.

Sabun itu, lanjut Kapolres, dibeli dengan harga satu juta rupiah untuk satu lembar plastik transparan yang berisikan 20 bungkus paket.

"Tersangka Z membeli narkoba itu untuk kembali dijual di seputaran Simpang Keuramat dengan harga bervariasi antara Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu per paket, tersangka merupakan residivis kasus yang sama pada tahun 2015 lalu," jelasnya.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan barang bukti berupa 20 bungkus paket yang diduga sabu-sabu, dua unit handphone dan satu unit motor.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka kini mendekam dalam sel tahanan Mapolres Lhokseumawe.

Terhadap tersangka, disangkakan Pasal 114 ayat 1 Jo Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal seumur hidup.

Rubrik:Daerah, Hukum
Iklan idul fitri gub