Breaking News

Seorang Pelajar Ditemukan Tak Bernyawa di Aceh Singkil

Seorang Pelajar Ditemukan Tak Bernyawa di Aceh Singkil
Jasad korban yang ditemukan terkubur di belakang kantor kepala desa setempat. (Ist)

SINGKIL, ACEHPORTAL.com - Seorang pelajar berinisial LSB (14) ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dan terkubur di belakang Kantor Kepala Desa Lipat Kajang Bawah, Kecamatan Simpang Kanan, Aceh Singkil, Rabu (12/5/2021).

Korban pertama kali ditemukan salah seorang warga setempat yakni M Khaidir (54) sekitar pukul 09.00 WIB, setelah sebelumnya melihat baju berwarna merah muda yang tergantung di semak-semak saat hendak buang air.

Penemuan ini pun akhirnya langsung dilaporkan ke perangkat desa termasuk orang tua korban. Sementara diketahui, orang tua korban sejak tadi malam sudah mencari keberadaan anaknya tersebut.

Camat Simpang Kanan, Subarsono saat dikonfirmasi menyampaikan, pada pukul setengah sepuluh pagi tadi pihaknya mendapat dari perangkat desa setempat.

"Ada kejadian diduga pembunuhan di belakang kantor kepala desa, kami pun langsung terjun ke TKP kebetulan masih ada orang yang memang pertama kali menemukan," ujar Subarsono.

"Kemudian kami laporkan ke Polsek untuk melapor langsung ke Polres, maka tim Reskrim dari Polres datang, maka dijemputlah jenazah tadi untuk dibawa," jelas Subarsono.

Sebelumnya diketahui korban sempat pamit kepada ibunya dengan tujuan hendak membeli paket internet. Karena di kantor desa setempat memiliki jaringan wifi, kata Subarsono, diduga korban ke kantor desa.

"Dari semalaman dicari dengan keluarganya dengan kerabat-kerabatnya enggak ada keterangan. Tadi pagi-pagi sekitar jam setengah sepuluhan baru diketemukan atas laporan saksi tadi," terang Subarsono.

Jenazah korban, lanjut dia, saat ini dievakuasi sementara ke puskesmas setempat yang kemudian dibawa ke RSUD Aceh Singkil untuk dilakukan visum.

Belum diperoleh keterangan lanjut dari pihak berwenang terkait kematian remaja itu. Polisi pun belum dapat menyimpulkan apakah peristiwa itu merupakan pembunuhan atau bukan dan hingga kini masih melakukan penyelidikan.