Breaking News

Sebanyak 1.945 Bungkus Rokok Ilegal Disita di Timur Aceh

Sebanyak 1.945 Bungkus Rokok Ilegal Disita di Timur Aceh(Dok. Kanwil Bea Cukai Aceh)
Tim gabungan mengamankan ribuan bungkus rokok ilegal di kawasan timur Aceh.

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.com - Untuk menekan peredaran rokok ilegal di wilayah pengawasan KPPBC TMP C Langsa sekaligus merealisasikan pajak rokok yang diterima Aceh, Kanwil Bea Cukai Aceh dan Bea Cukai Langsa bersama Satpol PP-WH Aceh beserta dengan BPKA melaksanakan sosialisasi berupa briefing singkat dari Umar Syarif, Kasi Penindakan II Kanwil Bea Cukai Aceh dan Andy Christian Sipayung, Pemeriksa Bea dan Cukai KPPBC TMP C Langsa kepada petugas operasi pasar gabungan pra-kegiatan mengenai kiat-kiat mengidentifikasi pita cukai desain tahun 2021.

Kegiatan dilanjutkan dengan Operasi Pasar Gabungan yang dilaksanakan di Aceh Timur, Aceh Tamiang dan kota Langsa pada Selasa (12/10/2021) hingga Rabu (13/10/2021) kemarin.

"Atas pelaksanaan operasi pasar tersebut, tim gabungan mengamankan 1.954 bungkus rokok ilegal dengan jumlah 39.080 batang," ujar Kabid Humas Kanwil Bea Cukai Aceh, Isnu Irwantoro, Jumat (15/10/2021).

Ribuan bungkus rokok ilegal tersebut merupakan jenis rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai, kedaluwarsa dan dilekati pita cukai berbeda yang terdiri dari rokok dengan merek Luffman, Luckyman serta ABS.

Atas penegahan pada hari Selasa hingga Rabu tersebut, lanjut Isnu, petugas melakukan penyelidikan lebih lanjut atas Barang Hasil Penindakan berupa rokok ilegal tersebut. Diperkirakan nilai rokok ilegal ini adalah senilai Rp 71.134.600 dan potensi kerugian negara dari sektor perpajakan sebesar Rp 37.156.900.

"Dalam kegiatan operasi pasar gabungan tersebut, bea cukai dan tim gabungan tidak hanya berfokus pada penindakan semata. Namun, juga turut serta melakukan sosialisasi kepada pedagang terkait ciri-ciri rokok ilegal kepada masyarakat, sehingga diharapkan dari kegiatan ini, dapat menekan peredaran rokok ilegal di Aceh," jelasnya.

Rubrik:Umum