Breaking News

Enam Lainnya Masih Diburu

Satu Pelaku Penembakan Pospol Panton Reu Ditangkap

Satu Pelaku Penembakan Pospol Panton Reu Ditangkap(Dok. Humas Polda Aceh)
Pospol Panton Reu Polres Aceh Barat diberondong peluru oleh orang tak dikenal beberapa waktu lalu.

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.com - Satu pelaku penembakan Pospol Panton Reu Polres Aceh Barat yang berinisial JH ditangkap tim gabungan Polres Aceh Barat dan Dit Reskrimum Polda Aceh. Sementara, enam pelaku lainnya hingga kini masih diburu.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy menyampaikan, JH ditangkap karena diketahui terlibat dalam penembakan pos polisi tersebut. Ia pun mengakui perannya sebagai pemantau sekaligus operator HT dalam penembakan itu.

"JH ini melakukan pemantauan dengan menggunakan HT, baik sebelum maupun sesudah penembakan terjadi," sebut Winardy, Senin (8/11/2021).

Motif Sakit Hati

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan, motif penembakan itu diketahui lantaran para pelaku sakit hati terhadap aparat kepolisian yang sering melakukan penindakan terhadap tambang ilegal di daerah tersebut.

Dalam pemeriksaan juga terungkap, senjata yang digunakan dalam penembakan jenis AK-56 dan jenis M-16. Namun, saat ini baru dua unit HT dan satu motor yang sudah diamankan.

"Saat ini JH diperiksa maraton dan diperdalam kembali untuk mengetahui asal usul senjata," kata Kabid Humas.

Terkait enam pelaku lainnya yang masih buron, Kombes Pol Winardy pun mengimbau agar segera menyerahkan diri ke aparat kepolisian.

"Kepada para DPO yang terlibat, diharapkan segera menyerahkan diri. Yang pastinya, nama-namanya sudah dikantongi petugas dan saat ini terus diburu, polisi tidak akan segan memberikan tindakan tegas terukur kalau terjadi perlawanan saat akan diamankan," tegasnya.

Satu Terduga Pelaku Sebelumnya Tak Terlibat Penembakan

Sebelumnya diberitakan, Polda Aceh sempat mengamankan lima orang terduga pelaku terkait penembakan Pospol Panton Reu Polres Aceh Barat.

Empat diantaranya dilepaskan karena terbukti tak terlibat dalam peristiwa itu. Polisi hanya menahan pelaku berinisial DP dan dikenakan UU Darurat karena menyimpan tiga butir peluru aktif kaliber 5,56mm. 

"Setelah didalami alibi dan motifnya secara penyelidikan ilmiah (scientific investigation) oleh penyidik, maka penyidik berkesimpulan DP tidak terlibat penembakan pospol," kata Kabid Humas.

"Karena ada jaminan dari keluarga, keuchik dan pengacara maka saat ini penahanan DP ditangguhkan, yang bersangkutan selama pemeriksaan juga sangat koperatif," tutupnya.

Editor:
Rubrik:News