Breaking News

Sat Reskrim Polresta Banda Aceh Tangkap Komplotan Spesialis Pencuri Motor

Sat Reskrim Polresta Banda Aceh Tangkap Komplotan Spesialis Pencuri Motor

Banda Aceh, Acehportal.com - Sat Reskrim Polresta Banda Aceh menangkap komplotan spesialis pencurian motor yang terdiri dari tiga orang. Mereka diketahui beraksi selama tiga bulan ini di 17 lokasi.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdayanto melalui Kasat Reskrim, AKP M Ryan Citra Yudha mengatakan, mereka merupakan spesialis pencurian motor, terutama untuk kendaraan roda tiga.

"Ketujuh belas lokasi itu masuk dalam wilayah hukum Polresta Banda Aceh seperti Kecamatan Baiturrahman, Banda Raya, Meuraxa, Jaya Baru, Kuta Alam. Lalu di Aceh Besar seperti Kecamatan Darul Imarah, Peukan Bada, Ingin Jaya dan Darul Kamal," ungkapnya Kamis (4/2/2021).

Ryan menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga yang kehilangan motornya. Kasus itu pun diselidiki hingga akhirnya petugas menemukan ciri-ciri pelaku yang mencuri motor korban.

"Beberapa hari kemudian dua tersangka ditangkap yakni WSA (35) dan YOP (30), mereka ditangkap saat mengendarai motor curiannya di kawasan Lampaseh Kota," ujarnya.

Dari penangkapan ini, polisi pun melakukan pengembangan lanjut hingga akhirnya menangkap seorang tersangka lain yakni NIB (18). Mereka bertiga mengaku telah mencuri di 17 lokasi berbeda dengan menghasilkan sejumlah barang bukti.

"Modus yang digunakan para terduga dalam menjalankan aksinya, mereka akan berkeliling mencari sepeda motor yang tidak terkunci setang atau dengan posisi kunci kontak masih tersangkut," kata Kasat.

Setelah emastikan dua kondisi tersebut, para terduga yang setiap beraksi hanya dua orang itu, akan membawa kabur langsung sepeda motor korbannya.

"Kalau dilihat dari kronologis dan hasil pemeriksaan para tersangka bahwa, WSA lah yang menjadi otak pencurian ini. Setiap ada aksi pencurian yang dilakukan, pasti ada WSA di situ. Setelah kita interograsi para tersangka, mereka melakukan ini dalam tempo tiga bulan ke belakangan," jelasnya.

Dalam kasus ini, polisi menyita 8 unit sepeda motor dan 7 unit becak barang. Ketiganya akan dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke-3 KUHP dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Rubrik:Hukum