Putra Terbaik Aceh Singkil Raih Medali Perak di Olimpiade Geografi POSI

Putra Terbaik Aceh Singkil Raih Medali Perak di Olimpiade Geografi POSI(Dok. Guru Madrasah Aliyah Dayah RIAB Aceh Besar)
Khairan Ahnaf MS saat menerima medali dari gurunya.

SINGKIL, ACEHPORTAL.com - Salah satu putra terabaik dari Aceh Singkil meraih medali perak di Olimpiade Geografi Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI) yang di selenggarakan se Indonesia untuk tingkat SMA, MA dan SMK sejak 10 Oktober 2021 lalu di Medan, Sumatera Utara. 

Peraih piagam penghargaan itu diserahkan kepada Khairan Ahnaf MS asal instansi Mas Ruhul Islam Aceh Bidang Geografi untuk jenjang SMA, MA dan SMK tingkat siswa atas prestasinya sebagai peraih medali perak Indonesia Youth Science Compelition (IYSC) tahun 2021 diserahkan oleh Direktur POSI, Coach Fahruroji. 

Khairan Ahnaf MS yang berusia 19 tahun itu lahir di Singkil 21 Desember 2002, merupakan anak dari pasangan ayah bernama Sakirin dan ibunya Rina Usnila yang tinggal di Jalan M Khaligs Gampong Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil.

Ibu kandung Khairan yakni Rina Usnila adalah seorang Guru Fisika SMA yang berprestasi di tingkat Aceh Singkil pada Tahun 2014, 2015, 2019 sampai pada tahun 2020 kemarin dan ke tingkat Aceh juga membawa nama Aceh Singkil.

Diketahui, Rina Usnila juga menulis beberapa Antologi Buku dan sekarang ibu kandung Khairan itu telah lulus seleksi Master Of Teacher Guru Inti UTBK 2021 Dinas Pendidikan Aceh 2021.

Khairan sangat hobi membaca, berolahraga seperti sepak bola, berpidato serta mengaji ayat-ayat Alquran dan mempunyai cita-cita menjadi dokter.

Khairan Ahnaf MS saat ini kelas XI (sebelas) jurusan IPA 1 Madrasah Aliyah Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB), Aceh Besar. 

Prestasi yang ia raih selama ini sebanyak 20 prestasi dan terakhir yakni meraih medali Perak Bidang Geografi di Event Olimpiade Sains Indonesia (POSI) 10 Oktober 2021.

Berikut sederet prestasi yang pernah diraih Khairan Ahnaf MS sebelumnya:

*Juara satu Da'i Putra Radio Extra FM Rimo Gunung Meriah pada Tahun 2020.

*Juara satu Pidato Putra 1 Muharram 1435 Hijriah Tingkat Aceh Singkil tahun 2013.

*Juara satu Syahril Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2015.

*Juara satu Lomba Bercerita Tingkat Aceh Singkil yang diadakan di Kantor Perpustakaan Aceh Singkil pada tahun 2015.

*Juara satu Lomba Mendongeng yang diadakan Sapo LPYO Tingkat Kabupaten di Gedung PPS Kecamatan Singkil Tahun 2016.

*Juara satu Qiratil Kutub Tahun 2019.

*Juara satu Dalail Akhirat Tahun 2019.

*Juara dua DA'I di Radio Extra FM Mania Rimo Gunung Meriah Tahun 2019.

*Juara dua Pidato 02SN tingkat Kabupaten di Aceh Singkil Tahun 2014.

*Juara dua Pildacil Putra Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2015.

*Juara dua Pildacil Putra Isra Miraj Tahun 2015.

*Juara tiga MTQ Ke 5 Kecamatan Singkil, Cabang Tilawah Anak-anak Tahun 2018 di Masjid Baitussalihin. 

*Juara tiga Lomba Cerdas Cermat Tingkat SD dan MIN se Aceh Singkil Tahun 2016 di Kantor MPD. 

*Juara harapan satu Pidato Putra Antar Dayah Perbatasan Aceh Tahun 2017.

*Juara enam Pidato Mewakili Porseni Kemenag Aceh Singkil di Bireun Tahun 2014.

*Cerdas Cermat Tingkat Aceh di Banda Aceh tentang Syariat Islam Mewakili Aceh Singkil Tahun 2015.

*Mewakili Porseni Kemenag Aceh Singkil Cabang Pidato Tingkat Aceh di Takengon Aceh Tengah Tahun 2016.

*Mewakili 02SN Dinas Pendidikan Kota Subulussalam Cabang Pidato Tingkat Aceh di Banda Aceh Tahun 2019.

*Mewakili MIN Pasar Singkil Olimpiade IPA Tahun 2016 di Kecamatan Kuala Baru Aceh Singkil. 

Khairan Ahnaf MS yang merupakan anak pertama dari empat bersaudara ini beraktivitas sehari-hari rajin melaksanakan shalat Fardhu, membaca Alquran, membaca dan mengkaji makna terjemahan dari ayat-ayat suci Alquran (Kitab Kuning).

Ia juga membahas soal-soal Olimpiade Geografi dan berlatih menjawab soal-soal Olimpiade Geografi serta setiap hari mengkaji ilmu agama dan mengikuti program Hafidz Quran.

Selain itu, ia juga engerjakan tugas sekolah, membantu ayah dan bundanya di rumah serta berolahraga seperti sepak bola, badminton, jogging serta renang.

Prestasi di sekolah pun selalu ia raih, pernah juara satu di sekolah MIN 1 Singkil, juara satu di sekolah SMP Dayah Perbatasan MIN Hajussalam Kota Subulussalam serta juara tiga di sekolah Madrasah Aliyah Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB) Aceh Besar. 

Dikonfirmasi, ayah Kandung Khairan yakni Sakiran mengatakan, anaknya itu memang menyukai mata pelajaran geografi. 

"Kami selaku orang tua selalu membimbing yaitu mengajarkan shalat fardhu lima waktu dan melaksanakannya agar menjadikan shalat kebutuhan kita dan selalu mendampingi serta membantunya membahas soal-soal Olimpiade Geografi," kata Sakiran, Minggu (17/10/2021).

Selain itu, kata Sakiran, mereka juga mendampingi Khairan serta meninjau hafalan Alqurannya dan selalu mendukung serta memantau kegiatan belajarnya, begitu juga komunikasi dijalin dengan dewan guru, ustadz dan ustadzahnya. 

"Mengajarkan sikap sopan santun, rendah hati, tolong menolong, sedekah, sikap-sikap anak yang shaleh dan shaleha serta membimbing jadi Hafidz Quran, karena Hafidz Quran kami sampaikan menjadikan hidup kita bahagia dunia akhirat serta dapat memberikan mahkota surga kepada kedua orang tua, tubuh kita akan diharamkan dari oleh api neraka," kata Sakiran. 

Selanjutnya, sebut Sakiran, tips belajarnya membahas soal-soal Olimpiade Geografi dan berlatih mengerjakan soal-soal Olimpiade Geografi tingkat kesulitan tinggi dari Modul dan Zoom Meeting dari Guru Pembimbing.

"Dia rajin membaca buku kumpulan-kumpulan pidato dan selalu mengikuti tausyiah ustadz yang menjadi idolanya serta terbawa karakter Ustad Abdul Somad diperhatikan dalam pidatonya," sebut Sakiran. 

"Harapannya (anak) dapat bertemu langsung dengan ustadz idolanya tersebut, bersalaman mencium tangan UAS. Ia juga sering murajaah hafalan Alqurannya, selalu istiqamah meningkatkan hafalan," sebut Sakiran lagi.

Kemudian, lanjut dia, anaknya itu olahraga setiap hari untuk mengatur pernapasan dan memanjangkan napas saat membaca ayat-ayat suci Alquran.

"Saat murajaah dia mengatakan tubuh harus dirilekskan kedepan dan kebelakang, gunanya untuk mengatur pernafasan dan memanjangkan napas saat membaca ayat-ayat suci Alquan," ucap Sakiran. 

"Dia selalu minta doa dan ridho kedua orang tua, karena dengan doa dan ridho kedua orang tua semua pelajarannya, hafalan bisa lancar dan sukses, karena ridhonya orang tua adalah ridhonya Allah SWT," ucap Sakiran lagi.

Sakiran juga menyampaikan, anaknya itu selalu patuh dan mengikuti ajaran serta ilmu yang diberikan oleh guru pembimbing geografi, guru hafidz dan guru-guru di sekolah serta guru-guru mengaji di dayah atau pesantren.

"Ia juga selalu menjaga kesehatan tubuh dan selalu konsumsi susu, minum madu, minum jus serta vitamin untuk kelancaran otak menghafal pelajaran geografi, menghafal ayat-ayat suci Alqurn dan mengkaji terjemahan ayat-ayat suci Alquran," tutur Sakiran.

Sakiran pun mengungkapkan beberapa tips dalam hal membaca yang disampaikan kepada anaknya tersebut.

"Dengan membaca, apapun jenis bacaannya entah buku, berita atau apa pun akan menambah manfaat dalam diri seseoang. Membaca juga membuat kita bisa mengerti apa yang selama ini tak bisa dipahami, membaca juga merupakan bentuk penghargaan kita terhadap masa lalu," terang Sakiran.

"Membaca adalah alat paling dasar untuk meraih hidup yang baik, .embaca bagi pikiran seperti olahraga bagi tubuh. Cintai aku dengan membaca, aku akan mencintaimu dengan menulis, membaca tanpa berpikir adalah nol besar," katanya. 

"Kesalahan terbesar dalam belajar adalah kebanyakan membaca minim tindakan, membaca tanpa merenungkan adalah bagaikan makan tanpa dicerna, jangan sekali-kali kamu berhenti membaca hingga akhirnya kamu mengerti sejarah dunia," sambung Sakiran. 

Dirinya berharap agar anaknya Khairan selalu di doakan untuk meraih cita-citanya.

"Kami selaku orang tuanya selalu berharap doa dari sahabat semua agar mendoakan anak kami itu selalu sehat untuk meraih cita-citanya kedepan," pungkasnya. 

Editor:
Rubrik:Pendidikan, Sosok