Breaking News

Polres Aceh Timur Musnahkan 50 Kilogram Sabu

Polres Aceh Timur Musnahkan 50 Kilogram Sabu
Kegiatan pemusnahan barang bukti sabu di Aceh Timur. (Ist)

IDI RAYEUK, ACEHPORTAL.com - Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 50 kilogram.

Puluhan kilogram sabu itu berasal dari pengungkapan tim gabungan Dit Resarkoba Mabes Polri, Dit Resnarkoba Polda Aceh, Sat Resnarkoba Polres Aceh Timur dan Bea Cukai yang dilakukan di Kecamatan Nurussalam pada 27 Maret 2021 lalu.

Pemusnahan barang bukti dilakukan dengan cara memasukkan sabu-sabu ke dalam mesin pengaduk semen (molen) yang berlangsung di halaman Polres Aceh Timur, Senin (19/4/2021).

Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro menjelaskan, pengungkapan bermula saat tim gabungan mendapatkan informasi terkait adanya nelayan membawa narkotika jenis sabu dalam jumlah besar dengan menggunakan boat ke perairan Aceh Timur.

Berdasarkan informasi itu, tim gabungan yang dipimpin Kasat Resnarkoba, Iptu Novrizaldi melakukan pengintaian baik di darat maupun di perairan.

Ternyata, tim gabungan mendapatkan informasi bahwa narkotika jenis sabu tersebut sudah berada di darat.

Lalu tim gabungan terus menelusuri jejak dan melakukan penyelidikan, kemudian berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial ZK (50), warga Kecamatan Idi Rayeuk.

Setelah diperoleh keterangan dari tersangka ZK, petugas gabungan kembali mengamankan MD, warga Kecamatan Nurussalam.

Tersangka MD pun menunjukan lokasi sabu yang telah mereka sembunyikan di sebuah boad yang berada di alur Kuala Bagok, Kecamatan Nuruassalam.

Selanjutnya tim gabungan menuju lokasi dan langsung melakukan penggeledahan terhadap boat tersebut.

"Disitu ditemukan dua karung yang masing masing karung berisi 25 bungkus sabu dikemas dalam bungkusan teh China, total sabu dari dua karung berisi 50 bungkus atau sekitar 50 kilogram," ungkap Kapolres.

Setelah mengamankan tersangka MD dan barang bukti, petugas gabungan juga mengamankan tersangka lain yakni CY dan JA yang keduanya warga Kecamatan Idi Rayeuk.

Atas pengungkapan ini, Kapolres mengajak seluruh lapisan masyarakat, pemerintah, tokoh agama, maupun tokoh masyarakat untuk sama-sama memberantas narkotika, sehingga generasi ke depan bebas narkoba.

“Jika ada informasi yang benar-benar akurat terkait peredaran dan penyelundupan narkoba ke wilayah ini, sampaikan ke polisi terdekat, sehingga kami dapat mengambil upaya penindakan sesuai ketentuan hukum,” pungkas Kapolres. 

Dalam pemusnahan 50 kilogram sabu tersebut turut hadir Dandim 0104/Atim, Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, Kajari, Semeru, Ketua DPRK Aceh, Tgk Muhammad Daud, Kepala BNNK Langsa, Wakapolres, Kompol Chairul Ihsan, Kepala Mahkamah Syariah, Kepala Bea Cukai Langsa, Kalapas Idi, Komandan Kompi 2 Batalyon B Pelopor Aramia, Ketua LAN, Ketua KNPI dan tokoh ulama.