Breaking News

Polres Aceh Timur Bentuk Tim Khusus Buru Pembunuh Gajah Sumatera yang Ditemukan Mati Tanpa Kepala

Polres Aceh Timur Bentuk Tim Khusus Buru Pembunuh Gajah Sumatera yang Ditemukan Mati Tanpa Kepala
Tim Inafis bersama BKSDA melakukan nekropsi terhadap bangkai gajah yang ditemukan tanpa kepala di Aceh Timur. (Ist)

IDI RAYEUK, ACEHPORTAL.com - Polres Aceh Timur membentuk tim khusus setelah memeriksa lima saksi untuk diambil keterangannya guna mengungkap pelaku pembunuhan terhadap gajah Sumatera yang ditemukan tanpa kepala kemarin.

Hal itu disampaikan Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro, Selasa (13/7/2021), usai melakukan nekropsi (pemeriksaan kematian) terhadap bangkai gajah jantan yang ditemukan di lokasi Afdeling V PT Bumi Flora, Gampong Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, tim khusus yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Aceh Timur dibentuk agar sesegera mungkin bisa mengungkap pelaku pembunuhan gajah tersebut dengan menggandeng BKSDA.

"Terkait temuan-temuan di lapangan dari hasil nekropsi gajah, karena BKSDA yang berkompeten pada bidang ini (nekropsi) sehingga nanti akan dijadikan alat bukti dalam penyelidikan dan penyidikan," ujar Kapolres.

Menurutnya, kuat dugaan gajah tersebut mati karena perburuan. Indikasi pertama dipenggalnya kepala gajah dan indikasi kedua adalah gajah yang mati ini jantan kemungkinan besar dimanfaatkan gadingnya.

Secara tegas Kapolres menyatakan, pihaknya berkomitmen untuk bisa mengungkap pelaku perburuan satwa liar termasuk gajah dan akan memproses sesuai hukum yang berlaku.

Selama ini juga pihaknya melakukan kerjasama baik dengan pemerintah daerah maupun BKSDA yang menangani masalah satwa liar termasuk gajah dalam bentuk-bentuk kegiatan.

"Yaitu dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terhadap pemeliharaan pengawasan terhadap hewan satwa liar secara manusiawi, karena hewan ini dilindungi oleh undang-undang ataupun hukum,"pungkas Kapolres.

Editor:
Rubrik:Hukum