Breaking News

Delapan Pekerja Juga Diamankan

Polisi Sita Tiga Beko di Lokasi Penambangan Tanah Timbun Lhokseumawe

Polisi Sita Tiga Beko di Lokasi Penambangan Tanah Timbun Lhokseumawe
Tiga unit beko yang diamankan polisi terkait penambangan ilegal di Lhokseumawe. (Ist)

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.com - Tim Subdit IV Dit Reskrimsus Polda Aceh menindak pertambangan tanah timbun tanpa izin resmi (ilegal) yang berada di wilayah Lhokseumawe, Selasa (6/4/2021) kemarin.

Penindakan dilakukan di tiga lokasi berbeda yang salah satunya berada di kawasan Gampong Rayeuk Kareung, Kecamatan Blang Mangat dan dua lainnya masuk dalam kawasan Gampong Paya Punteut, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe.

Dir Reskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Margiyanta mengungkapkan, delapan orang pekerja yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut diboyong petugas. Tiga unit alat berat jenis ekskavator (beko) dari tiga lokasi berbeda juga disita.

"Penindakan ini dilakukan berdasarkan informasi masyarakat yang diselidiki oleh tim hang turun langsung ke lapangan," ujar Direktur Kamis (8/4/2021).

Di lokasi pertama, polisi mengamankan tiga pekerja yanh berinisial NZ (38) selaku pengelola, HD (30) selaku pengawas dan MA (25) selaku operator.

Di lokasi kedua, tiga pekerja lainnya juga diamankan yakni MAL (46) selaku ceker, JL (42) selaku pengelola serta MUN (23) selaku operator.

Sementara di lokasi ketiga, polisi mengamankan dua orang pekerja lainnya yang berinisial HM (50) selaku pengelola dan SAMA (60) selaku operator.

"Mereka merupakan warga Lhokseumawe, salah satunya warga Aceh Utara, tiga beko diamankan merek CAT dan Hitachi. Semuanya dibawa ke Mapolda Aceh untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Margiyanta.

Editor:
Rubrik:
jmsi bank aceh
JMSI BPKA
JMSI