PNA Tetapkan Sayuti Sebagai Cawagub Aceh Dampingi Nova Iriansyah

PNA Tetapkan Sayuti Sebagai Cawagub Aceh Dampingi Nova Iriansyah

Blangpidie, Acehportal.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Naggroe Aceh (PNA) secara resmi menetapkan Sayuti SH, MH sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) sisa masa jabatan 2017 – 2022.

Sekjend DPP PNA, Miswar Fuady saat dihubungi Acehportal.com, membenarkan pengusulan Sayuti sebagai Cawagub mendampingi Nova Iriansyah itu berdasarkan surat keputusan partai.

“Iya benar, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan DPP PNA Nomor: 535/PNA/B/Kpts/KU-SJ/III/2021 yang ditetapkan di Bandung tanggal 5 Maret 2021,” kata Miswar dalam keterangan tertulisnya, Jum’at (5/3/2021).

Surat Keputusan tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum, Irwandi Yusuf dan dirinya selaku Sekjend partai, ditetapkan setelah adanya permintaan Majelis Tinggi PNA untuk menambah jumlah kader PNA dalam usulan Cawagub Aceh.

Sebelumnya, dijelaskan Miswar, DPP PNA telah dua kali mengusulkan Cawagub Aceh ke Majelis Tinggi PNA melalui Surat DPP PNA Nomor 525/DPP-PNA/XII/2020 tanggal 14 Desember 2020, dan yang sudah mendaftar ke DPP PNA sebanyak 3 orang, yaitu H.Muharuddin Harun, S.Sos.I., M.M, Muhammad Nazar dan Muhammad MTA.

“Namun, sampai akhir Januari 2021, Majelis Tinggi PNA belum mencapai kesepakatan, dan meminta DPP PNA untuk menambah jumlah kader PNA usulan Cawagub Aceh tersebut,” ungkapnya.

Sehingga, target penetapan Cawagub Aceh dari PNA itu juga tidak dapat diputuskan pada minggu pertama Bulan Februari 2021.

Terkait permintaan Majelis Tinggi PNA untuk menambah usulan kader, kata Miswar DPP PNA sudah mengkomunikasikan dengan beberapa kader yang dianggap memiliki kapasitas, integritas dan loyalitas untuk mendaftarkan diri sebagai Cawagub.

Namun, sampai dengan tanggal 1 Februari 2021, hanya ada 2 kader PNA yang mendaftarkan diri menjadi Cawagub Aceh Sisa Masa Periode 2017-2022, yakni Muhammad Zaini dan Sayuti.

Sehingga, lanjut Miswar, DPP PNA melalui surat Nomor 532/DPP-PNA/II/2021 tanggal 2 Februari 2020, kembali mengusulkan ke Majelis Tinggi PNA menjadi sebanyak 5 orang, yaitu sebelumnya H. Muharuddin Harun, Muhammad Nazar dan Muhammad MTA, kemudian ditambah Muhammad Zaini dan Sayuti.

Sampai dengan awal Maret 2021, komunikasi antar Majelis Tinggi PNA juga belum mencapai satu kesepakatan bulat untuk menentukan satu orang Cawagub Aceh dari PNA.

Sehingga kemudian, empat dari lima anggota Majelis Tinggi PNA yaitu Sayuti, Sunarko, Irwandi Yusuf, dan Miswar Fuady bersepakat agar DPP PNA menggunakan kewenangannya sesuai Pasal 16 ayat (6) Anggaran Dasar PNA.

"Yaitu apabila dalam jangka waktu 30 hari, Majelis Tinggi PNA belum menetapkan keputusan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (4) maka DPP PNA dapat menetapkan dan melaksanakannya sendiri," terangnya.

Terkait hal tersebut, sambung Miswar, kemudian penetapan Cawagub Aceh dari PNA sepenuhnya diserahkan kepada Ketua Umum Irwandi Yusuf dengan pertimbangan utama yang disepakati harus merupakan kader PNA yang memiliki kapasitas, integritas dan loyalitas.

Terakhir, DPP PNA menetapkan nama Sayuti sebagai Cawagub Aceh Sisa Masa Jabatan 2017-2022.

"DPP PNA akan mengirimkan nama Sayuti kepada Gubernur Aceh untuk dipilih dalam Rapat Paripurna DPR Aceh," katanya.

Selain itu kata Miswar, DPP PNA juga akan mengkomunikasikan serta memberitahukan kepada partai pengusung Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah lainnya mengenai keputusan PNA ini.

Rubrik:Daerah, Politik, Umum
jmsi bank aceh
JMSI BPKA
JMSI