Breaking News

Perkembangan Penyidikan Kasus Korupsi Anggaran Belanja BBM dan Pelumas di Dishub Sabang

Perkembangan Penyidikan Kasus Korupsi Anggaran Belanja BBM dan Pelumas di Dishub Sabang
Ilustrasi

SABANG, ACEHPORTAL.com - Tim Jaksa Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang dalam penyidikan kasus korupsi penyalahgunaan belanja BBM dan pelumas serta belanja pengganti suku cadang di Dinas Perhubungan Kota Sabang tahun anggaran 2019, sejauh ini telah menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 158 juta lebih.

"Nilai itu dari jumlah total kerugian negara sebesar Rp 577 juta lebih, sebagaimana LHP Ahli PKN INSPEKTORAT kota Sabang Nomor: 700/250/PKKN/2-21 tanggal 23 Maret 2021," ujar Kajari Sabang, Choirun Parapat, Jumat (16/4/2021).

Sejumlah uang tersebut telah disita selama proses penyidikan berlangsung yang kemudian dititipkan di rekening khusus barang bukti Pidsus Kejari Sabang untuk nantinya akan dipergunakan sebagai barang bukti pada saat di persidangan di Pengadilan Tipikor Banda Aceh.

"Sampai saat ini proses penyidikan dan pemberkasan masih berlangsung, Tim Jaksa Penyidik Kejari Sabang berkomitmen untuk segera merampungkan penyidikan kasus ini dan terus berusaha untuk menyelamatkan kerugian keuangan negara semaksimal mungkin," ungkapnya.

Dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi sebagaimana dalam UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001 tidak semata-mata mengutamakan penghukuman terhadap terdakwa saja, melainkan juga memprioritaskan penyelamatan kerugian atau pemulihan kerugian keuangan negara.

Editor:
Rubrik:Daerah, Hukum
Iklan idul fitri gub
Iklan bub gayo lues