Breaking News

Pengamat Politik Aceh Taufik A Rahim Sebut Sayuti Tak Sesuai Kriteria Politik Nova Iriansyah

Pengamat Politik Aceh Taufik A Rahim Sebut Sayuti Tak Sesuai Kriteria Politik Nova Iriansyah

Blangpidie, Acehportal.com - Pengamat Politik Aceh, Taufiq A Rahim menilai, Sayuti tidak sesuai dengan kriteria dan keinginan target politik Gubernur Nova Iriansyah.

Menurut Taufiq, pasca ditetapkannya nama Sayuti, SH MH sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) di sisa masa jabatan 2017 - 2022 oleh Partai Nanggroe Aceh (PNA) sama sekali tidak berpengaruh bagi Nova Iriansyah.

Disamping tidak sesuai dengan kriteria, tambah dia, Sayuti juga sudah ditolak oleh kader Partai PNA dan belum tentu sesuai dengan keinginan partai pengusung (PDIP, PDA, PKB dan Partai Demokrat).

"Sebenarnya, ini hanya "test water" (uji air) saja oleh PNA ditengah kondisi dan fenomena politik Aceh dan juga nasional sedang tidak kondusif ditengah "anomali demokrasi politik" Aceh dan nasional yang tidak kondusif," kata Taufiq dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/3/2021).

Ia menilai sesungguhnya suasana kebatinan politik Nova saat ini sedang tidak nyaman dan segar (cofortable and fresh), karena partai politiknya sendiri saat ini sedang terbelah dan diobrak-abrik.

Karena, menurut Dosen Universitas Muhammadiyah (Unmuha) Aceh ini, demikian banyak persoalan yang hadir di Aceh harus dihadapi dan belum tentu mampu diselesaikan, belum lagi katanya konstelasi politik nasional yang ikut mempengaruhi kebijakan politik dan publik di Aceh.

Jikapun hari ini pembicaraan Wagub Aceh, menurutnya hanya keinginan segelintir elite politik Aceh saja, rakyat tidak lagi ingin ambil pusing di tengah suasana memperbaiki kehidupan new normal Covid-19.

Begitu juga dengan Nova, kata Taufiq yang tentunya juga tidak mau ambil pusing dengan adanya Wagub Aceh kemudian justru berpotensi menambah banyak persoalan baru dalam mengurus dan mengelola Pemerintahan Aceh.

Kondisi ini, lanjutnya ikut menjadi pertimbangan secara normatif dan rasional politik terabaikan. "Ditengah tarik menarik kepentingan dan kelompok politik di Aceh dan nasional menjadikan Nova diam seribu bahasa," kata dia.

Taufiq menyebutkan, tawaran nama Sayuti bisa saja didiamkan karena tidak sesuai dengan kriteria dan target politik yang diinginkan.

Bahkan menurut analisanya, nama Sayuti diprediksi akan "menguap" begitu saja atau "dipeti es"kan lantaran bukan pilihan politik penting terhadap kebijakan politik mendampingi Nova masa sisa kepemimpinan Aceh periode 2017 hingga 2022.

"Rakyat Aceh pun saat ini tidak terlalu berharap banyak kepada pemerintah, ditengah berbagai persoalan berusaha diatasi sendiri dengan kemampuan serta keterbatasan yang dimiliki ditengah tantangan kehidupan yang sulit ini," kata Taufiq.

Rubrik:Daerah, Politik
jmsi bank aceh
JMSI BPKA
JMSI