Breaking News

Pemkab dan DPRK Aceh Singkil Tinjau Pembangunan

Pemkab dan DPRK Aceh Singkil Tinjau Pembangunan
Eksekutif dan Legislatif tinjau proyek Pembangunan Peningkatan Jalan (Zulkarnain/ACEHPORTAL.com)

SINGKIL, ACEHPORTAL.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil beserta Muspika Kecamatan Kuala Baru meninjau pembangunan peningkatan jalan batas Aceh Selatan-Kuala Baru Singkil-Telaga Bakti, Senin (10/5/2021).

Peninjauan proyek senilai Rp 68,9 miliar yang dilaksanakan oleh rekanan PT Pirimbilo Permai dari Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) tahun 2020-2021 itu terkait dengan pekerjaan, sebelumnya Pemerintah Aceh dan Pemerintah Aceh Singkil, tepatnya Minggu lalu telah melaksanakan rapat.

Hasil kesepakatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh di Banda Aceh diketahui bahwa pekerjaan tersebut telah disepakati akan dilanjutkan pada tahun 2022 sampai selesai.

Menindaklanjuti hasil kesepakatan, maka dilaksanakanlah peninjauan yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Singkil, Azmi. Turut hadir Anggota DPRK Aceh Singkil dari Fraksi Gerindra, Bainuddin Ondo dan Anggota DPRK dari Fraksi Demokrat, Fairuz Akhyar, Asisten II, Muzni, Kepala Dinas PUPR Aceh Singkil, Erwinsyah Putra, Camat Kuala Baru, Danramil Kuala Baru, A Munaf dan Kapolsek Kuala Baru, Erianto Tanjung bersama personel serta Kepala Desa (Keuchik) Kuala Baru, Suhaimi dan lainnya.

Pantauan ACEHPORTAL.com peninjauan terhadap kegiatan tersebut berjalan dengan lancar.

Saat dikonfirmasi, Sekda Aceh Singkil, Azmi mengungkapkan, tujuan peninjauan yang dilakukan adalah untuk menindaklanjuti hasil pertemuan di provinsi kemarin dengan Kepala Dinas PUPR Provinsi beserta dengan jajarannya.

"Dalam pertemuan itu juga bersama dengan Pak Bupati dan kita-kita dari eksekutif dan legislatif. Nah kita ingin bagaimana upaya pemerintah, terutama pemerintah provinsi bersama-sama dengan Pemkab Aceh Singkil dan juga Muspika Kecamatan Kuala Baru serta kepala desa dan tokoh masyarakat agar bersama-sama mengawal program kegiatan pembangunan jalan Kuala Baru- Buluh Seuma yang juga nanti terus ke Singkil dan sampai ke Telaga Bakti ini bisa terlaksana dan sesuai dengan target kita untuk penyelesaiannya," ungkap Azmi.

Lanjutnya, seperti yang telah dilihat bersama bahwa pekerjaan tersebut sebenarnya sangat banyak tantangannya.

"Maka butuh tenaga-tenaga yang betul-betul profesional, juga rekan-rekan kita dari provinsi yang betul-betul mengawasi harus secara maksimal. Jangan hanya mendengar laporan-laporan saja seperti kita-kita ini juga, karena kita tidak ingin mendengar laporan saja. Kita ingin tahu apa sebenarnya permasalahan di lapangan," kata Azmi.

"Kemarin (pihak provinsi) sudah datang ke Kuala Baru ini untuk melihat secara langsung tentang perkembangan pekerjaan di Kuala Baru," ungkapnya.

Saat disinggung tersendat Azmi pun menyampaikan harapannya terkait dengan jalan tersebut.

"Nah itu tadi kita melihat apa sesungguhnya permasalahan sehingga ini tersendat. Kita sudah dapat temukan tadi permasalahannya sebagaimana disampaikan Pak Kapolsek tadi, salah satu solusi, seandainya memang sulit mendarat panton atau tongkang yang direncanakan mendarat di pelabuhan yang dibuat, itu jalan keluarnya bisa kita dalamkan kuala atau muara itu," harap Azmi.

Jadi bisa multifungsi ya, lanjut dia, salah satu manfaatnya bisa membawa keluar masuk material.

"Yang kedua juga masyarakat kita, nelayan kita, bisa terbantu dari situ. Nah itu juga salah satu upaya kita. Kalau memang permasalahan pengangkutan material ini bermasalah. Maksudnya banyak sekali tantangannya kalau dari laut seperti masalah cuaca, musim barat, ombak besar," ujar Azmi.

Dan juga pantonnya, Kata Azmi, dibilang teman-teman kita dari Kuala Baru ini kalau bisa itu dikasih yang besar lagilah.

"Yang ukuran seribu ton. Jangan yang dua ratus atau empat ratus ton sayang sekali itu," pesan Azmi.

Ditempat yang sama, dikonfirmasi Anggota DPRK Aceh Singkil, H. Bainuddin Ondo menyampaikan, kita coba ini untuk supaya terlaksana mudah-mudahan.

"Apabila Pekerjaan ini nantinya tidak cukup waktu. Mohon kepada Pemerintah provinsi Aceh, untuk memperpanjang waktu bagaimana tekniknya itu terserah kepada Pemerintah Provinsi," harap Ondo.

Sementara dikonfirmasi, Camat Kuala Baru, Juardin, mengungkapkan, jalan Kuala Baru Aceh Selatan agar segera terwujud.

"Ada beberapa alternatip, untuk mobilisasi sama seperti yang disampaikan Pak Sekda tadi, bisa kita buka Muara Kuala Baru sebagai akses transpotasi, yang lain juga bisa dari kayu menang melalui panton, juga bisa dari Kuala Baru ini, sekarang jalan ini sudah selesai kita buat supaya bisa masuk gleder, saya rasa teknis dilapangan tidak ada masalah lagi, tinggal kemauan oleh pihak ketiga,' pungkas Juardin.

Editor:
Rubrik:Daerah, Umum