Breaking News

Patroli Gabungan Bea Cukai dan Dit Polairud Aceh Tahun 2021

Patroli Gabungan Bea Cukai dan Dit Polairud Aceh Tahun 2021

Lhokseumawe, Acehportal.com - Sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia yang terkenal dengan slogan “Sinergi Membangun Negeri”, pada tingkat pusat telah dilaksanakan berbagai rangkaian pertemuan dalam tataran pimpinan tinggi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai guna merealisasikan arahan tersebut.

Pada tanggal 24 Agustus 2020 lalu, telah ditandatangani Perjanjian Kerjasama antara Direktur Jenderal Bea dan Cukai dengan Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri tentang “Peningkatan Sinergitas Tugas Operasional dan Sumber Daya dalam Pelaksanaan Tugas dan Fungsi”.

Dalam perjanjian tersebut, disepakati untuk bersama-sama menyatukan sumber daya, melakukan upaya secara bersama-sama, serta saling bertukar informasi dalam melaksanakan tugas fungsi Kepabeanan dan Kepolisian.

Dengan menyatukan kekuatan dan informasi tersebut, diharapkan dapat menutupi setiap kelemahan yang dimiliki dengan cara menggunakan kelebihan dan keunggulan yang dimiliki oleh masing masing pihak yang pada akhirnya dapat meningkatkan hasil kegiatan kedua belah pihak baik Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit Polairud) maupun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Senin (22/02/2021) kemarin, dilaksanakan Upacara Pembukaan patroli gabungan Bea Cukai Aceh dengan Dit Polairud Aceh Tahun 2021 yang dilaksanakan di dermaga Pelabuhan Krueng Geukeuh, Lhokseumawe.

Kegiatan upacara diikuti oleh peserta yang berasal dari tim patroli laut Kapal BC 20008 yang terdiri dari Kanwil Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Langsa dan Bea Cukai Lhokseumawe beserta dengan Dit Polairud.

Inspektur upacara kali ini adalah Kakanwil Bea Cukai Aceh, Safuadi dan Dir Polairud Polda Aceh, Kombes Pol Hadi Purnomo.

Dalam amanatnya, Safuadi menyampaikan, patroli bersama serupa terakhir dilaksanakan di bulan November 2020 dan dinilai berhasil baik dari sisi jumlah tangkapan maupun deteren efek, penurunan jumlah kegiatan ilegal, serta yang paling penting adalah meningkatnya sinergitas diantara dua instansi pengawasan laut.

“Negara dan bangsa sedang berjuang untuk memulihkan perekonomian efek dari pandemi Covid-19. Ibarat orang sakit, bangsa ini perlu biaya dan jangan ditambah penyakit lain baik narkoba dan virus lain, flu burung, hama tanaman dan lain-lain. Maka kegiatan ini merupakan salah satu langkah untuk memastikan negara hadir di setiap lini pengawasan serta bersama-sama mencegah kegiatan ilegal yang mengancam pendapatan negara maupun perlindungan masyarakat (narkoba, penyakit flu burung dan lain-lain)," jelasnya.

Menambahkan amanat dari Safuadi, Kombes Pol Hadi Purnomo meneruskan amanat dengan menyampaikan bahwa ini bukan hanya merupakan upacara pembukaan patroli bersama, namun justru adalah bagian dari kegiatan sinergi serta kerjasama yang terus-menerus akan kita laksanakan.

“Baju maupun seragam kita boleh berbeda, komando kita memang tidak dalam garis lurus, namun effort dan tujuan kita adalah sama, menjaga perairan NKRI kita dari upaya-upaya kejahatan, baik yang merupakan tupoksi Bea Cukai maupun yang merupakan kewenangan dari Polri," ungkap Hadi.

Setelah kegiatan upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan hasil tangkapan pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai berupa kapal-kapal nelayan yang telah disandarkan didekat dermaga Pelabuhan Krueng Geukeuh.

Diharapkan dari kegiatan upacara ini dapat mempererat hubungan antara Bea Cukai Aceh dan Dit Polairud Polda Aceh dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing instansi, diharapkan sinergitas ke depan akan melahirkan prestasi dan memberikan sumbangsih yang berarti untuk Indonesia tercinta.

Rubrik:Daerah, Umum