Breaking News

Pasca Bocoran Gas PT Medco, Ratusan Warga Tinggalkan Gampong dan Mengungsi Di Kantor Camat

Pasca Bocoran Gas PT Medco, Ratusan Warga Tinggalkan Gampong dan Mengungsi Di Kantor Camat
Warga terima bantuan dari Polres Aceh Timur. (Ist)

IDI RAYEUK, ACEHPORTAL.com - Khawatir terpapar gas beracun pasca kebocoran pencucian sumur gas PT Medco E&P Malaka Alue Siwah, warga Gampong Panton Rayeuk, Kecamatan Banda Alam beramai-ramai tinggalkan gampong dan mengungsi di Kantor Camat setempat, Jumat (9/4/2021).

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, Ashadi kepada wartawan, untuk data sementara diperkirakan 26 orang terpapar gas yang diduga dari bocoran pencucian sumur gas milik PT Medco.

“Saat ini PT Medco E&P Malaka Block A Alue Siwah sudah menutup sumur gasnya, kendati sudah tidak berbahaya lagi, namun karena warga takut terpapar, tak kurang dari 250 jiwa mengungsi di Kantor Camat Banda Alam,” ungkap Ashadi.

Sementara pasca kejadian ini, warga yang terkontaminasi bocoran sumur gas tersebut, Polres Aceh Timur juga menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga yang telah dievakuasi ke Kantor Camat Banda Alam.

Penyerahan bantuan diserahkan langsung oleh Kabag Ops Polres Aceh Timur, AKP Salmidin yang diterima oleh perwakilan warga yang disaksikan Camat Banda Alam, Muliadi dan Kapolsek setempat, Ipda Irwan Hadi Sagala.

Salmidin berharap, bantuan tersebut bisa meringankan warga pengungsi. “Bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun demikian kami berharap ini bisa meringankan saudara kita yang saat ini sedang mengungsi", ujarnya.

Iklan idul fitri gub