Breaking News

Nova Iriansyah Komit Bangun Infrastuktur Dari Wilayah Barat Selatan Hingga "Negeri di Atas Awan"

Nova Iriansyah Komit Bangun Infrastuktur Dari Wilayah Barat Selatan Hingga "Negeri di Atas Awan"
Gubernur Aceh Nova Iriansyah melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama peningkatan sejumlah ruas jalan yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Selatan dan Singkil.

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.com – Gubernur Aceh Nova Iriansyah dimasa kepemimpinannya terus optimis membangun wilayah Aceh terutama wilayah yang berada di Wilayah Pantai Barat Selatan, Timur, kepulauan Simeulu, hingga daerah yang dijuluki "negeri di atas awan" wilayah Tengah Aceh.  

Nova Iriansyah terus berupaya membangun infrastuktur jalan dan jembatan yang menghubungkan sejumlah kabupaten di Aceh. Demi satu tujuan yakni untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Tepatnya pada Kamis (4/2/2021) Gubernur Aceh Nova Iriansyah melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama peningkatan sejumlah ruas jalan yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Selatan dan Singkil.

Sejumlah ruas jalan tersebut adalah, peningkatan Jalan Trumon – Batas Singkil (Segmen I), Peningkatan Jalan Trumon – Batas Singkil (Segmen II) dan Peningkatan Jalan Batas Aceh Selatan – Kuala Baru – Singkil – Telaga Bakti. Seluruh proyek tersebut merupakan pekerjaan yang dilakukan menggunakan skema kontrak multiyears, atau tahun jamak.

Pengerjaan proyek itu ditandai dengan pengujian alat berat grader yang dilakukan Gubernur Nova disaksikan Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Mawardi, Plt. Kepala Dinas PUPR Aceh Mawardi, Anggota DPRA Teuku Sama Indra dan Edi Kamal, para kontraktor pelaksana proyek. Selain itu juga turut hadir pada kegiatan itu Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto, serta unsur Forkopimda Kabupaten Aceh Selatan.

Gubernur Nova yang datang bersama Istri, Dyah Erti Idawati, pada kesempatan itu menyebutkan, percepatan pembangunan Jalan Provinsi di seluruh Aceh termasuk Kabupaten Aceh Selatan dan Kabupaten Aceh Singkil, dibangun menggunakan sistem kontrak tahun jamak dari tahun 2020 sampai dengan 2022.

“Semua proyek peningkatan jalan ini ditargetkan rampung paling lambat Desember 2022,” ujar Gubernur.

Gubernur menambahkan, dengan selesainya pekerjaan ketiga ruas jalan tersebut, akan memberikan dampak lancarnya arus lalu lintas antara Trumon Kabupaten Aceh Selatan dengan Kuala Baru Kabupaten Aceh Singkil. Sehingga konektivitas antarwilayah dan tingkat ekonomi di wilayah yang dilewati jalan tersebut akan berkembang dan tumbuh dengan baik.

“Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari program infrastruktur Pemerintah Aceh dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Gubernur.

Gubernur juga berpesan kepada para kontraktor pelaksana agar jalan tersebut dapat diselesaikan dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. Selain itu, Gubernur juga berharap agar pembangunan jalan tersebut didukung penuh oleh seluruh masyarakat Aceh Selatan dan Aceh Singkil. Sehingga pelaksanaannya dapat diselesaikan tepat waktu dan hasilnya segera dapat dirasakan oleh masyarakat.

Jembatan juga akan diperbaiki Di sisi lain, Gubernur Nova di lokasi tersebut juga mendapatkan laporan dari Plt. Kepala Dinas PUPR Aceh Mawardi, yang menyebutkan bahwa, di sepanjang jalan tersebut masih membutuhkan perbaikan sejumlah jembatan. Jembatan-jembatan itu akan menyempurnakan keberadaan jalan yang menghubungkan beberapa daerah di dua kabupaten tersebut.

“Tadi Pak Plt. Kadis PURP menyebutkan masih banyak jembatan yang belum masuk ke dalam paket multiyears ini. Nah, saya berkomitmen pada anggaran tahun 2022, seluruh jembatannya juga akan kita selesaikan,” ujar Gubernur.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas PUPR Aceh Mawardi dalam penjelasannya di hadapan Gubernur menjelaskan, peningkatan Jalan Trumon – Batas Singkil (Segmen I) dilaksanakan oleh PT. Wirataco Mitra Mulia dengan nilai kontrak Rp. 129,4 miliar.

Panjang ruas jalan tersebut yaitu 36,60 Km, dimana sepanjang 25 Km akan dilakukan penanganan AC-BC. Sedangkan sisanya sepanjang 11,6 Km dengan kondisi perkerasan saat ini akan dilaksanakan pengaspalan AC-WC.

Selanjutnya, peningkatan Jalan Trumon – Batas Singkil (Segmen II), dilaksanakan oleh PT. Sapta Unggul dengan nilai kontrak Rp. 120,9 miliar.

“Panjang ruas jalan 16,65 Km, dengan kondisi permukaan jalan masih tanah dasar dan akan dilakukan pengaspalan dengan project multiyears ini,” ujarnya.

Kemudian, peningkatan Jalan Batas Aceh Selatan – Kuala Baru – Singkil – Telaga Bakti yang dilaksanakan oleh PT. Pirimbilo Permai dengan nilai kontrak Rp. 68,9 miliar. Panjang ruas jalan tersebut yakni 42,00 Km, dengan kondisi yang sudah teraspal sepanjang 24,25 km (AC-BC).

“Sisa yang belum teraspal sepanjang 17,75 km (tanah dasar) akan dilaksanakan pengaspalan dengan project multiyears ini sepanjang 8,50 km, sedangkan sisa sepanjang 9,25 Km hanya dilakukan penanganan dengan perkerasan Urugan Pilihan. Pengaspalannya akan diupayakan dalam anggaran di masa mendatang,” sebut Mawardi.

Sementara Keuchik Gampong Raket, Kecamatan Trumon, Aceh Selatan, M. Zakir, yang hadir menyaksikan kegiatan tersebut mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Selatan atas pembamgunan jalan di kawasan tersebut.
Keberadaan jalan itu, kata M. Zakir, sangat strategis bagi warga yang hidup di pedalaman itu.

“Kalau jalan ini bisa tembus ke Singkil, ekonomi kami akan maju, apapun yang kami usahakan tidak terantar lagi,” ujar M. Zakir.

Ia menyebutkan, selama beberapa tahun lalu masyarakat di kawasan itu sangat terkendala dalam mengangkut hasil perkebunan dan pertanian mereka lantaran jalan yang belum selesai dibangun.

Sementara itu Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto menjelaskan, ground breaking peningkatan sejumlah ruas jalan juga telah dilakukan Gubernur Nova di dua kabupaten lainnya dalam dua hari terakhir.

Pertama, ground breaking dua ruas jalan dan irigasi yang menggunakan skema kontrak multiyears di Kabupaten Simeulue pada Selasa (2/2/2021).

“Dua proyek jalan dan satu irigasi di Simeulue itu yakni peningkatan Jalan Sinabang – Sibigo, peningkatan Jalan Nasreuhe – Lewak – Sibigo dan pembangunan Bendung Daerah Irigasi Sigulai,” ujar Iswanto.

Selanjutnya, adalah ground breaking peningkatan Jalan Batas Gayo Lues – Babah Roet yang dilakukan pada Rabu, (3/2/2021). “Kemudian, pada Rabu, Bapak Gubernur juga meresmikan pembangunan Jembatan Krueng Teukuh yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Kuala Bate dan Babah Rot, Kabupaten Aceh Barat Daya.

Pengerjaan Jalan Batas Gayo Lues – Babah Roet

Sehari sebelumnya Gubernur Aceh Nova Iriansyah juga melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) peningkatan Jalan Batas Gayo Lues – Babah Roet yang dikerjakan dengan skema kontrak tahun jamak atau multiyears, Rabu, (3/2/2021).

Kegiatan itu ditandai dengan pengujian alat berat excavator yang dilakukan Gubernur di lokasi pembangunan jalan, tepatnya di Gampong Ie Mirah, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Abdya.

Gubernur menyebutkan, peningkatan Jalan Batas Gayo Lues – Babah Roet adalah bagian dari upaya percepatan pembangunan jalan Provinsi di seluruh Aceh.

“Sebagaimana tertuang dalam RPJM Aceh 2017-2022 jalan provinsi di seluruh Aceh ditargetkan mencapai kondisi mantap hingga 98,65 persen pada tahun 2022 mendatang,” ujar Gubernur Nova dalam sambutannya di lokasi pembangunan jalan.

Untuk mencapai target itu, lanjut Gubernur, salah satu program prioritas yang akan dituntaskan adalah penyelesaian pembangunan jalan yang menghubungkan Aceh Barat Daya dan Gayo Lues, yakni Peningkatan Jalan Batas Gayo Lues – Babahrot.

Lebih jauh dirincikan, peningkatan Jalan Batas Gayo Lues – Babahrot memiliki panjang 28,47 kilometer dan proses pekerjaannya ditetapkan dengan skema tahun jamak.

Jalan tersebut diharapkan tuntas pada akhir 2022 mendatang dan segera dapat dinikmati oleh masyarakat di kedua kabupaten (Abdya dan Gayo Lues) serta masyarakat Aceh pada umumnya.

Selain itu, guna mendukung keberadaan jalan Babahrot -Batas Gayo Lues, lanjut Gubernur, Pemerintah Aceh juga pada kesempatan yang sama, membangun jalan Blangkejeren – Tongra-Batas Aceh Barat Daya, sepanjang 90,15 Km.

Kedua ruas jalan dengan total sepanjang 118,62 Km yang diharapkan akan tuntas pada 2022 tersebut, akan menghubungkan lintas Tengah Aceh dan kawasan Barat Selatan.

“Selama ini, waktu tempuh antar kedua wilayah tersebut mencapai sekitar 5 hingga 6 jam. Dengan tuntasnya akses kedua ruas tersebut, diperkirakan jarak tempuh hanya butuh waktu 2 hingga 3 jam saja,” ujar Gubernur Nova.

Dengan demikian, lanjut Gubernur, akan meningkatkan aksesibilitas kedua wilayah dalam transaksi perdagangan, terutama hasil bumi dan pertanian serta juga mobilitas penduduk antar kabupaten.

Keberadaan jalan tersebut juga diharapkan ikut mendorong berkembang serta munculnya sentra ekonomi baru, dengan makin lancarnya arus pertukaran komoditas antar daerah.

“Kita tentunya juga berharap agar peningkatan ruas jalan ini dapat diselesaikan secara tepat mutu dan tepat waktu sebagaimana yang telah disepakati. Saya juga berpesan kepada Bapak/Ibu para pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat di Kabupaten Aceh Barat Daya dan Gayo Lues, agar turut mendukung pembangunan jalan ini,” pesan Gubernur.

Nova Iriansyah Mengajak Masyarakat Untuk Senantiasa Bersyukur

Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengajak masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas terwujudnya pembangunan di berbagai sektor di Aceh. Hal itu diungkapkan Gubernur Aceh di Kecamatan Trumon saat melakukan peletakan batu pertama peningkatan sejumlah ruas jalan yang menghubungkan beberapa wilayah di Kabupaten Aceh Selatan dan Singkil, Kamis (4/2/2021).

“Kita selalu percaya, jika kita bersyukur maka Allah akan menambah berbagai nikmat yang telah diberikan,” ujar Gubernur Nova.

Sebagai muslim, kata Gubernur, sudah seharusnya segala nikmat yang ada diterima dengan iringan rasa syukur kepada Allah SWT. Selain itu, berbagai perjuangan dan usaha keras untuk melahirkan pembangunan di Aceh, kata Gubernur, juga patut didukung dan disyukuri, karena keberhasilan dari usaha itu semata-mata hanya terjadi atas takdir Allah SWT.

“Kita harus terus bersyukur. Panjang sekali perjuangan untuk kita bisa mewujudkan jalan ini dan jalan-jalan lainnya,” ujar Gubernur.

Khusus terkait pembangunan sejumlah jalan penghubung, kata Gubernur, sudah sepatutnya disyukuri lantaran pembangunan jalan tersebut sudah dicita-citakan sejak puluhan tahun lalu dan baru bisa tercapai sekarang.

“Program pembangunan jalan tembus ini sudah adalah cita-cita para pemimpin terdahulu Aceh sejak tahun 1988. Alhamdulillah kita bersyukur saat ini bisa mewujudkannya,” ujar Gubernur.

Gubernur Nova sebelumnya juga senantiasa menyampaikan pesan syukur tersebut dalam sejumlah kegiatan peresmian maupun pembangunan infrastruktur di Aceh. Termasuk saat meresmikan Kapal Aceh Hebat 1, Kapal Aceh Hebat 2 dan Kapal Aceh Hebat 3.
Salah satu wujud syukur yang paling sederhana, kata Gubernur Nova adalah dengan menjaga dan merawat berbagai fasilitas yang telah berhasil dibangun.

Gubernur pada kesempatan itu juga mengajak masyarakat untuk juga mendoakan agar pihaknya mampu untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi negeri ini.

Di sisi lain, Nova menyebutkan, dirinya sangat yakin dan percaya bahwa doa tulus masyarakat akan membuat segala usaha pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berhasil.

Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengajak masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas terwujudnya pembangunan di berbagai sektor di Aceh. Hal itu diungkapkan Gubernur Aceh di Kecamatan Trumon saat melakukan peletakan batu pertama peningkatan sejumlah ruas jalan yang menghubungkan beberapa wilayah di Kabupaten Aceh Selatan dan Singkil, Kamis (4/2/2021).

“Kita selalu percaya, jika kita bersyukur maka Allah akan menambah berbagai nikmat yang telah diberikan,” ujar Gubernur Nova.

Sebagai muslim, kata Gubernur, sudah seharusnya segala nikmat yang ada diterima dengan iringan rasa syukur kepada Allah SWT. Selain itu, berbagai perjuangan dan usaha keras untuk melahirkan pembangunan di Aceh, kata Gubernur, juga patut didukung dan disyukuri, karena keberhasilan dari usaha itu semata-mata hanya terjadi atas takdir Allah SWT.

“Kita harus terus bersyukur. Panjang sekali perjuangan untuk kita bisa mewujudkan jalan ini dan jalan-jalan lainnya,” ujar Gubernur.

Khusus terkait pembangunan sejumlah jalan penghubung, kata Gubernur, sudah sepatutnya disyukuri lantaran pembangunan jalan tersebut sudah dicita-citakan sejak puluhan tahun lalu dan baru bisa tercapai sekarang.

“Program pembangunan jalan tembus ini sudah adalah cita-cita para pemimpin terdahulu Aceh sejak tahun 1988. Alhamdulillah kita bersyukur saat ini bisa mewujudkannya,” ujar Gubernur.

Gubernur Nova sebelumnya juga senantiasa menyampaikan pesan syukur tersebut dalam sejumlah kegiatan peresmian maupun pembangunan infrastruktur di Aceh. Termasuk saat meresmikan Kapal Aceh Hebat 1, Kapal Aceh Hebat 2 dan Kapal Aceh Hebat 3.
Salah satu wujud syukur yang paling sederhana, kata Gubernur Nova adalah dengan menjaga dan merawat berbagai fasilitas yang telah berhasil dibangun.

Gubernur pada kesempatan itu juga mengajak masyarakat untuk juga mendoakan agar pihaknya mampu untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi negeri ini.

Di sisi lain, Nova menyebutkan, dirinya sangat yakin dan percaya bahwa doa tulus masyarakat akan membuat segala usaha pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berhasil.

Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Aceh Barat Daya Akmal Ibrahim, beserta unsur Forkopimda Kabupaten Aceh Barat Daya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Mawardi, sejumlah anggota DPR Aceh, Plt. Kepala Dinas PUPR Aceh Mawardi, Ketua TP-PKK Aceh Dyah Erti Idawati, serta Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto.[Advetorial]

jmsi bank aceh
JMSI BPKA
JMSI