Menumpuk, Warga Keluhkan Limbah Medis RSUD Sahudin Kutacane

Menumpuk, Warga Keluhkan Limbah Medis RSUD Sahudin Kutacane(Doni Sekedang/ACEHPORTAL.com)
Warga Keluhkan Limbah Medis RSUD Sahudin Kutacane.

KUTACANE, ACEHPORTAL.com - Tumpukan limbah medis RSUD Sahudin Kutacane yang terletak berdampingan dengan lahan parkir roda dua rumah sakit tersebut menimbulkan keresahan warga sekitar dan pengguna lahan parkir.

Pasalnya, selain terlihat berserekan limbah medis tersebut juga terkesan diabaikan oleh pihak rumah sakit daerah tersebut.

Hal senada juga disampaikan Sudianto, salah seorang warga Agara dan juga pengguna lahan parkir rumah sakit itu kepada ACEHPORTAl.com, Kamis (26/8/2021).

Dirinya pun mengaku khawatir melihat tumpukan limbah medis yang dibiarkan bertumpukan.

"Jika dibiarkan seperti itu apakah limbah medis tersebut tidak membahayakan lingkungan dan warga sekitar rumah sakit," katanya.

Sementara itu, Sekretaris RSUD Sahudin Kutacane, Budi Afrizal kepada ACEHPORTAl.com menjelaskan, tumpukan limbah medis itu nantinya akan diangkut jika sudah berskala banyak. 

Lanjutnya, untuk pengangkutan sampah medis tersebut juga sudah kita pihak ketigakan kepada PT Roro di Banda Aceh.

Afrizal juga menambahkan, untuk tahun 2020-2021 sampah medis RSUD Sahudin Kutacane sudah diangkut sebanyak satu kali dengan jumlah sampah diperkirakan mencapai empat ton.

Saat disinggung terkait mesin incinerator RSUD Sahudin Kutacane yang masih berfungsi atau tidak, ia menjelaskan bahwa mesin itu masih berfungsi.

"Mesin incinerator kita masih berfungsi dan mesin tersebut tidak mungkin mampu untuk membakar semua limbah tersebut," katanya.

Editor:
Rubrik:Kesehatan