Mengaku Perwira TNI, Pria Ini Ditangkap Karena Bawa Kabur Laptop Kenalannya

Mengaku Perwira TNI, Pria Ini Ditangkap Karena Bawa Kabur Laptop Kenalannya(Dok. Humas Polresta Banda Aceh)
Sat Reskrim Polresta Banda Aceh mengamankan pelaku beserta barang bukti laptop milik korban.

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.com - Tim Rimueng Sat Reskrim Polresta Banda Aceh menangkap IY (25), warga Aceh Tamiang yang berdomisili di Banda Aceh.

IY ditangkap karena diduga telah melakukan penggelapan laptop milik teman wanitanya yakni PANI (21) yang merupakan warga Banda Aceh.

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP M Ryan Citra Yudha mengatakan, pelaku mengenal korban melalui salah satu aplikasi android bernama Tantan.

"Awal perkenalan antara korban dengan pelaku melalui Tantan, kemudian pasca berkenalan, keduanya baru bertemu hanya satu kali saja," ujar Ryan, Jumat (5/11/2011).

Peristiwa ini terjadi pada Senin (1/11/2021) kemarin, sekitar jam 16.00 WIB. Pelaku IY menghubungi PANI untuk bertemu dan meminta korban menjemputnya di pintu gerbang Perumahan Perwira Desa Nesu Jaya, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh.

"Setelah berjumpa, IY mengajak korban untuk berjalan-jalan sekitar kota Banda Aceh menggunakan motor milik korban. Dalam perjalanan pulang, IY meminta korban untuk meminjamkan laptop milik korban yang akan digunakan untuk membuat laporan pekerjaan," sambung Kasat Reskrim.

Saat itulah, lanjut Kasat, pelaku memberi tahu kepada korban bahwa identitas pelaku adalah seorang anggota perwira TNI.

Setiba di pintu gerbang Komplek Ajendam IM, korban menyerahkan laptop miliknya kepada pelaku dengan janji akan di kembalikan keesokan harinya, Selasa (2/11/2021).

"Akan tetapi nomor kontak pelaku mulai tidak dapat dihubungi, sehingga korban pun merasa dirinya telah ditipu pelaku. Laptop milik korban merk Lenovo warna hitam, type G40," kata Kasat.

Menindaklanjuti laporan yang dilaporkan oleh korban Nomor: LPB/460 /XI/2021/SPKT hari Rabu tanggal 3 November 2021, Tim Rimueng melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku IY.

Pada Kamis (4/11/2021) sekitar jam 18.00 WIB, pelaku ditangkap di rumah kosnya di Desa Neusu Aceh beserta barang bukti satu unit laptop merk Lenovo warna hitam.

"Hasil pemeriksaan terhadap IY, ia mengakui telah meminjam satu unit laptop merk Lenovo milik korban dengan maksud ingin memiliki dan tidak mau mengembalikannya dengan niat akan menggadaikan kepada orang lain untuk memperoleh uang," jelasnya.

Saat ini, pelaku IY meringkuk di sel tahanan Polresta Banda Aceh dan dijerat dengan Pasal 372 KUHP dengan ancaman kurungan penjara selama empat tahun.

Editor:
Rubrik:Hukum