Lima Jemaah Calon Haji Banda Aceh Terima Pelimpahan Porsi Haji

Lima Jemaah Calon Haji Banda Aceh Terima Pelimpahan Porsi Haji(Dok. Kemenag Kota Banda Aceh)
Berita acara pelimpahan porsi haji diadakan Selasa (12/10/2021) kemarin di Ruang Siskohat Haji Kemenag Banda Aceh yang berada di Jalan Mohd Jam Nomor 29 Kota Banda Aceh.

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.com - Sebanyak lima orang Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Banda Aceh menerima pelimpahan porsi haji karena yang bersangkutan meninggal dunia.

Berita acara pelimpahan porsi haji diadakan Selasa (12/10/2021) kemarin di Ruang Siskohat Haji Kemenag Banda Aceh yang berada di Jalan Mohd Jam Nomor 29 Kota Banda Aceh.

Penyerahan berita acara pelimpahan porsi haji secara simbolis diserahkan kepada Marhami Fahriani bin Damhuri Ben yang meninggal dunia 7 Februari 2021 di RSUDZA Kota Banda Aceh.

Selain kepada Marhami Fahriani binti Damhuri Ben, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Banda Aceh, Iqbal yang didampingi Staf Seksi Haji, Ridwan juga menyerahkan pelimpahan porsi haji kepada Taufiq Ikhwan pelimpahan dari Jemaah Calon Haji Mukmin Idris, Yayan Pria Nanda pelimpahan dari Jemaah Calon Haji Muhammad Isa Usman, Maulidar pelimpahan dari Jemaah Calon Haji Salbiah serta Djauhari Zulkifli pelimpahan dari Jemaah Calon Haji Zulkifli Yai.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Banda Aceh, Iqbal menyampaikan, pelimpahan nomor porsi Jemaah haji regular dapat diberlakukan bagi Jemaah haji yang telah mendaftar pada Kementerian Agama, namun yang bersangkutan meninggal dunia atau sakit permanen sebelum keberangkatan. 

Pelimpahan nomor porsi hanya dapat dilakukan kepada suami, istri, ayah, ibu, anak kandung dan saudara kandung yang ditunjuk melalui surat kuasa pelimpahan nomor porsi jemaah haji meninggal dunia yang disepakati secara tertulis oleh keluarga dan atau melalui surat kuasa pelimpahan nomor porsi haji. 

"Batasan waktu jemaah haji yang meninggal dunia, nomor porsi yang dapat dilimpahkan meninggal dunia terhitung mulai tanggal 29 April 2019 sejak diundangkan UU Nomor 8 Tahun 2019 (tidak berlaku surut) dan meninggal sebelum keberangkatan ke Arab Saudi dari bandara embarkasi," ujarnya Rabu (13/10/2021).

Sementara, Staf Seksi Haji, Ridwan yang membidangi bahan pelimpahan porsi haji menambahkan, pengajuan pelimpahan nomor porsi jemaah haji bisa dilakukan setiap hari kerja selama jemaah haji yang bersangkutan memenuhi persyaratan pelimpahan porsi. 

Pengajuan usulan pelimpahan nomor porsi jemaah haji meninggal dunia atau sakit permanen melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota tempat jemaah haji yang bersangkutan terdaftar. 

"Nomor porsi jemaah haji yang meninggal atau sakit permanen hanya satu kali dapat dilimpahkan," tuturnya. 

Adapun syarat pelimpahan nomor porsi haji merujuk Kepdirjen Penyelenggara Haji dan Umran Nomor 130 Tahun 2021 diantaranya keluarga CJH meninggal dunia harus melapor ke Ketua RT, RW, Lurah/Kepala Desa (Keuchik) dan Camat setempat, pemberkasan seperti Akte Kematian dari Disdukcapil atau surat kematian dari kelurahan/desa (gampong).

Sedangkan bagi CJH sakit permanen, dokumen yang dibutuhkan berupa Surat Keterangan Sakit dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan CJH yang bersangkutan mengalami sakit permanen, sehingga CJH berhalangan untuk berangkat ibadah haji. Selanjutnya, berkas tersebut diverifikasi oleh Bidang Haji Kemenag Aceh.

Acara Penyerahan berita acara pelimpahan porsi haji secara simbolis CJH Kota Banda Aceh dihadiri Kasi Pendaftaran Haji dan Dokumen Bidang PHU Kanwil Kemenag Aceh, Rizal Mulyadi, Dedi Satria, Rizal Anwar dan Staf PHU Kemenag Banda Aceh.

Rubrik:Umum