Breaking News

Lepas Keberangkatan Atlet, KONI Aceh Singkil: Mohon Support Dengan Sebaik-baiknya

Lepas Keberangkatan Atlet, KONI Aceh Singkil: Mohon Support Dengan Sebaik-baiknya(Zulkarnain/ACEHPORTAL.com)
Acara pelepasan keberangkatan aparat atlet cabor Aceh Singkil.

SINGKIL, ACEHPORTAL.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cabang Aceh Singkil melepas beberapa atlet cabang olahraga untuk mengikuti ajang PORA tahun 2021.

Keberangkatan para atlet itu langsung dilakukan oleh Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid yang turut disaksikan forkopimda dan lainnya di Pendopo Bupati Aceh Singkil kawasan di Gampong Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, Selasa (24/8/2021) kemarin.

Saat pelepasan, ada sebelas atlet dari berbagai cabor yang langsung berangkat ke Banda Aceh untuk mengikuti pertandingan. 

Dikonfirmasi, Ketua KONI Cabang Aceh Singkil, Japriadi mengatakan terkait beberapa hal terkait momen pelepasan atlet tersebut. 

"Artinya pelepasan yang dilepaskan itu orang yang terangkat pada hari ini, kemudian persiapan orang yang akan nanti serta orang yang berangkat nanti bisa jadi seminggu lagi dan bisa di bulan sembilan dan bulan sepuluh," sebutnya.

"Jadi untuk itu tidak mungkin setiap cabor dilakukan pelepasan yang begini yang akan mengundang forkopimda dan sebagainya, berhubung bapak-bapak itu mungkin banyak tugas yang lain," tuturnya.

Japriadi juga berharap bahwa para atlet yang berangkat itu betul-betul bertanding untuk mengharumkan nama daerah.

"Mengingat sudah kita ditempah dengan baik, sudah melakukan pembinaan dan kita fasilitas dari koni untuk keberangkatan orang itu," sebutnya.

"Cuman dalam momentum ini kita ingatkan untuk pemerintah, betapa pentingnya olahraga ini sama anak-anak, sama daerah untuk mengangkat harkat dan martabat, untuk itu kepada pengurus cabang yang telah melakukan pembinaan atlet menggunakan dana sendiri, karena mungkin mereka menilai sangat tidak eloklah apabila kita tak memfasilitasi," sebutnya.

"Harapan kita lagi-lagi untuk pemerintah mohon support dengan sebaik-baiknya, karena pembangunan olahraga ini tingkat keberhasilannya dapat diukur adalah, bagaimana orang itu (anak-anak) mencintai olahraga, bagaimana orang itu bisa terfasilitasi dan bagaimana orang itu bisa berhasil mengharumkan nama daerah," ucapnya.

Atlet cabor yang diberangkatkan hari ini, Japriadi menyampaikan Cabor itu adalah futsal untuk priode pertama

"Dalam keberangkatan ini kami bagi dua dan bulan sepuluh kebawah ada enam cabang dan yang selebihnya pada bulan sepuluh ke atas," terangnya. 

"Jadi jika Koni tidak mendapat solusi, maka tantangan besar ada banyak cabang yang tidak dapat kita berangkatkan, sangat sayang itu karena anak-anak sudah sungguh-sungguh latihan, dan pengcab sudah menggunakan patungan biaya sendiri untuk mengadakan fasilitas ala kadarnya sehingga dapat berjalan pembinaan itu dengan baik tau-taunya hambar, harapan orang itu sirna karena ketidak mampuan kita dalam memfasilitasi," ungkapnya. 

"Kami pikir, pembangunan olah raga adalah pembangunan SDM, jika prestasi anak muda badannya sehat krakternya bangus dan mentalnya terbentuk pastilah daerah ini akan maju serta berjalan dengan baik," tuturnya. 

Disinggung adanya potensi anak muda seperti ini apakah Pemda harus mensupor, Japriadi menyampaikan memang itu wajib di supor. 

"Apalagi kalau kita merujuk ke Pemerintah lain, alangakah malunya kita jika kita tidak dapat mengikuti epen yang memang menjadi epen proritas dibidang olah raga ini mulai dari susunan parpora, pora dan pon," katanya. 

"Kalau bisa ya, generasi kita ini berprestasilah dibidang olah raga, karena disana banyak imbasnya bagi pribadi anak-anak itu, juga akan memperluas wawasan mereka, bisa membangun dirinya sendiri dengan yang sukses dibidang olah raga," tambahnya. 

Japriadi menyampaikan itu saja harapan mereka kembali. 

"Mudah-mudahan rencana-rencana ini berjalan dengan baik dan semua stekholder dapat memperhatikan," harapnya lagi

"Satu lagi mudah-mudahan mungkin pemerintah, SKPK ataupun masyarakat yang kebetulan di Banda Aceh termasuk Anggota DPRA Dapil 1 di Banda Aceh mohonlah sesekali tengok anak-anak kita yang sedang melakukan pertandingan atau epen disana, karena kedatangan orang itu disana pun bisa membuat bangga membuat tambah semangat anak-anak yang sedang melakukan pertandingan itu," katanya. 

Disinggung apakah Disparpora Aceh Singkil merespon, Japriadi mengatakan mereka merespon tapi mungkin belum mendapatkan solusi.

"Artinya belum mendapat jawaban, sehingga yang kita takuti nanti runtuh semangat olah raga itu, runtuh semangat anak-anak itu berlatih, harapan kita dengan adanya pertemuan dalam Momentum ini menjadi cikal bakal semangat yang bisa kita sampaikan kembali bahwa Pemerintah sudah mengamini untuk bisa mewujudkan cita-cita mengkuiti," sebutnya. 

Disinggung setelah disampaikan ke Bupati apa ada tanggapan, Japriadi mengatakan Alhamdulillah Bupati menyahuti dengan baik.

"Sangat mempertimbangkan dengan kemitraan bersama cabor, Pak Bupati mengharapkan bersabar dan memperjuangkan dukungan di Perubahan," paparnya. 

Sebelumnya dikonfirmasi Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid menyampaikan harapan untuk putra putri terbaik Aceh Singkil ini bisa berhasil dan bisa mengharumkan nama daerah.

"Agar sukses memperjuangkan marwar dan martabat Aceh Singkil dalam bidang olah raga ini, kami berharap kepada kontingen atlit dari Singkil ini yang masih muda masih mengizinkan, saya pikir harus betul-betul berbuatlah untuk Aceh Singkil ini," ucapnya.

"Harapannya lagi kami sebagai Pemerintah Daerah tentu harus mencapai kemenangan untuk sukses berhasil untuk membawa nama baik Aceh Singkil dan hasil sebanyak-banyaknya, seluruh cabang bisa membawa kemenanganlah dari seluruh cabang yang diwakili oleh kontingen dari Aceh Singkil, mudah-mudahan setiap kegiatan harus menang, itu yang pasti," pungkasnya.

Pantauan ACEHPORTAL.com saat acara rapat berlangsung terkait fasilitas sendiri, bahwa Ketua KONI cabang Aceh Singkil juga telah menyampaikan dalam sambutannya bahwa atlet cabor yang diberangkatkan menggunakan fasilitas sendiri.

Editor:
Rubrik:Olahraga