Breaking News

Legend Sigupai Mulai Tebar Ancaman di Turnamen Legend Mutiara

Legend Sigupai Mulai Tebar Ancaman di Turnamen Legend Mutiara
Legend Sigupai Mulai Tebar Ancaman di Turnamen Legend Mutiara

BEUREUNUN,  ACEHPORTAL.com - Penampilan ciamik squad Legend Sigupai FC mulai memakan korban di turnamen silaturrahmi Legend Mutiara, Beureunun Pidie.

Adalah Putra Buana FC Pasi Lancang yang menjadi korban pertama. Pada laga pembuka yang dihelat di Stadion Mutiara, Sabtu (13/3/2021), Udin Kallon Cs mematahkan perlawan Musafir dkk dengan skor 3-2.

Dengan kemenangan ini, Habiburrahman Cs melangkah ke babak semifinal turnamen silaturrahmi yang diikuti klub-klub asal Banda Aceh dan Kabupaten Pidie.

Kekuatan Legend Sigupai kali ini menjadi ancaman bagi lawan-lawannya yang berlaga di turnamen U-40 tersebut. Pasalnya materi mentereng yang dimiliki klub bermaterikan para veteran asal Pantai Barat Selatan Aceh ini siap tampil all out di Nanggroe Keurupuk Muling.

Tim yang diarsiteki Kaibar Abrar yang menggantikan Coach Jal Koto karena berhalangan hadir sempat kewalahan di awal laga, dan sempat tertinggal di babak pertama 0-1.

Namun perlahan tim ini mampu bangkit dan ganti menekan pertahanan Putra Buana yang dikawal Bustami Cs.

Merubah skema menjadi 3-4-3 di babak kedua menjadi kunci bagi Legend Sigupai berbalik unggul. Udin Kallon menempati lini depan bersama Faisal Jalil dan Al-Murad. Mereka di topang empat gelandang bernaluri menyerang yang mengisi lini tengah, Edi Joel, Mudasir, Helza dan Jal Meukek.

Tak butuh waktu lama, tampil dengan penguasaan bola lebih dominan, aliran bola ke lini depan semakin deras. Akibatnya peluang demi peluang didapatkan Udin Kallon, Faisal dan Al-Murad. Hasilnya pun langsung terlihat, menit ke 55 Edi Joel mencetak gol penyeimbang.

Tidak berhenti disitu, Legend Sigupai terus menekan. Helza membuat timnya leading 2-1 lewat tendangan bebas.

Tertinggal, Putra Buana FC mencoba membalas. Agus Salim, Musafir, Bustami dan Helmi Daud mencoba membangun serangan dan meningkatkan tensi serangan. Namun gol balasan tak kunjung datang karena terhalang tembok kokoh Legend Sigupai yang dikawal Bembenk Zulfiansyah, Jhon Wahidi dan Andrea.

Terus menekan, membuat pertahanan Putra Buana terlena dan menghadirkan celah. Kondisi ini berhasil dimanfaatkan Legend Sigupai. Sebuah serangan cepat yang dibangun dari sektor kanan berhasil diselesaikan Jal Meukek dengan sundulan keras. Legend Sigupai unggul 3-1.

Di sisa waktu pertandingan, Putra Buana mampu memperkecil kekalahan dan menggetarkan jaring gawang yang dijaga Udin Bakongan lewat sepakan Tarmizi. Namun gol striker Putra Buana ini tidak mampu menghindarkan timnya dari kekalahan. Hingga wasit meniupkan pluit tanda berakhir pertandingan Legend Sigupai unggul 3-2.

Usai laga, Presiden Klub Udin Kallon menyampaikan rasa syukur atas kemenangan tersebut.

Namun kemenangan yang diraih bukan tujuan utama, Wakil Ketua DPRA ini menyebutkan turnamen tersebut menjadi ajang silaturahim dan ujicoba kedua para pemain Legend Sigupai lewat pertandingan resmi.

Selain itu, kata Dhien Kallon–sapaan akrab Safaruddin, keikutsertaan tim dalam turnamen ini juga sebagai langkah awal memperkenalkan Legend Sigupai ke daerah-daerah.

“Kita jadikan event ini sebagai momentum bersilaturahim dan untuk mengenalkan Legend Sigupai ke daerah. Tetapi, kita juga berusaha menjuarai turnamen ini,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Harian Legend Sigupai, Habiburrahman menambahkan hasil yang diraih timnya merupakan buah dari kekompakan yang selama ini terbangun.

"Karena sebelum terjun ke turnamen Legend Mutiara, kita terus mematangkan persiapan dengan serangkaian ujicoba di Banda Aceh. Dan momentum tersebut menjadi ajang membangun kekompakan dan kebersamaan, baik di dalam maupun di luar lapangan," ujar sosok yang akrab disapa Habibon.[]

Rubrik:Olahraga