Breaking News

Lantik 153 Kepala Sekolah, Bupati Aceh Singkil: Yang Malas Kerja Akan Dicopot

Lantik 153 Kepala Sekolah, Bupati Aceh Singkil: Yang Malas Kerja Akan Dicopot

Singkil, Acehportal.com - Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid memberikan peringatan tegas kepada seluruh kepala sekolah untuk siap-siap akan dicopot dari jabatannya bagi malas-malasan bekerja.

Penegasan itu disampaikan Bupati usai melantik 153 kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Singkil yang berlangsung di Gedung Serba Guna, Gampong Pulo Sarok Singkil, Rabu (17/2/2021).

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan agar kepala sekolah tak main-main lagi saat bekerja. Sebab selama ini, katanya, anak-anak tidak mengenyam pendidikan langsung di sekolah, hanya melalui Dalam Jaringan (Daring).

Sehingga, hal tersebut menjadi tanggung jawab kepala sekolah untuk mengejar ketertinggalan pelajaran selama ini yang belum tercapai dengan mengingatkan kepada Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Satuan Pendidikan Formal (UPTD-SPF) yang dilantik.

"Saya ingatkan kepada UPTD-SPF, jangan main-main lagi mengajar. Harus mengejar ketertinggalan pelajaran siswa yang libur selama ini," tegasnya.

Namun, Bupati juga menyinggung banyaknya kepala sekolah yang tak disiplin. Sebab, masih ada kepala sekolah yang tidak hadir saat pelantikan tersebut.

"Apakah undangan tidak ada atau tidak mau hadir, tolong Kadis dan Kaban agar bisa di evaluasi dan akan segera kita mutasi untuk jadi guru biasa saja," ucapnya.

Dulmusrid juga menyinggung jangan ada lagi guru maupun kepala sekolah yang sudah dilantik menjadi Kepala UPTD, senang setelah menerima jabatan.

"Senyum-senyum, tertawa, sementara orang lain menderita karena saya geser. Yang dapat jabatan kerja tidak beres, kena mutasi lapor kemana-mana," sebutnya.

Bupati juga menyampaikan, bagi para kepala yang tidak mau bekerja dengan baik apalagi sempat viral di media akan langsung dipecat, seperti Kepala UPTD Puskesmas Pulau Banyak.

"Sudah menjadi contoh, maka jangan main-main lagi kerja, mau enak di rumah, mau enak duduk di rumah ngopi, ya mundur saja dari PNS. Minta jabatan ngemis-ngemis sama saya, sama kepala dinas, giliran sudah diberikan, nggak bener kerjanya," tandas Dulmusrid di hadapan ratusan kepala sekolah.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Singkil, Ali Hasmi saat dikonfirmasi Acehportal.com merincikan, pengukuhan 153 kepala sekolah di lingkungan Disdikbud terdiri dari Kepala Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 17 orang, Kepala Sekolah Dasar (SD) 105 orang dan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 31 orang.

"Pengukuhan sebagai penyegaran baru untuk menjadikan beberapa kerja utama di lingkungan Dinas Pendidikan tersebut agar lebih maksimal," sebutnya.

Dia juga mengatakan, sejak terbitnya Permendagri Nomor 12 tahun 2017 tentang Pedoman Pembentukan dan Klasifikasi Cabang Dinas dan Unit Pelaksana Teknis Daerah mengharuskan pemda untuk membentuk kedudukan.

"Susunan organisasi, tugas fungsi dan tata kerja unit pelaksana teknis daerah satuan pendidikan formal (UPTD-SPF) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil," imbuh Hasmi.

Ia juga mengatakan, pelantikan diperkuat lewat keputusan Bupati Aceh Singkil Nomor 127 tahun 2020 tentang Penetapan UPTD-SPF pada Disdikbud, Sekolah PAUD, SD dan SMP berubah nomenklaturnya menjadi UPTD-SPF.

“Dan kepala sekolah yang dilantik, 70 persen adalah pengukuhan, 30 persen pengganti karena pensiun, tidak disiplin, meninggal dunia dan kurang berkinerja,” terangnya.

jmsi bank aceh
JMSI BPKA
JMSI