Langsa Kembali Masuk Zona Kuning Covid-19

Langsa Kembali Masuk Zona Kuning Covid-19
Kegiatan upaya penurunan penyebaran Covid-19.

LANGSA, ACEHPORTAL.com - Kota Langsa kini masuk zona kuning Covid-19. Sebelumnya, kota tersebut sempat tiga pekan berstatus zona merah. Kemudian, berangsur-angsur turun pada posisi zona oranye berisiko sedang dan saat ini kota Langsa sudah berada pada zona kuning.

Dandim 0104/Aceh Timurx Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar melalui Pasi Ops, Kapten Inf Ahmad Suheri usai pelaksanaan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan (Prokes) di Jalan Jenderal Ahmad Yani, tepatnya di depan Taman Kota Bambu Runcing, Rabu (22/9/2021) mengatakan, penurunan zona ini berkat dukungan dan peran serta warga di kota Langsa yang mau mematuhi prokes.

Selain itu, kata dia, juga berkat kerja keras petugas Tim Peucrok atau Gugus Tugas Covid-19 dan TNI-Polri yang melaksanakan tugasnya. 

"Meski berubah dari zona orange ke zona kuning, namun warga tetap harus taat prokes serta untuk warga yang meninggal karena terpapar Covid kita doakan syahid," ujarnya. 

Lanjut Pasiops, adapun operasi yustisi ini merupakan operasi penegakan hukum prokes Covid -19 sebagai upaya untuk mencegah laju dari penyebaran dan penularan Covid-19 di wilayah kota Langsa. 

“Kita bersama instansi terkait akan terus mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah laju penyebaran Covid-19 yang sampai sekarang masih mewabah,” tandasnya.

Tujuan dari Operasi Yustisi kali ini adalah melakukan pengawasan dan penegakan disiplin kepada masyarakat tentang penerapan prokes dalam beraktifitas.

“Kita berharap warga lebih mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dalam rangka tercapainya tujuan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid -19 di wilayah kota Langsa," tutup Pasi Ops dengan penuh harap.

Sementara, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Langsa, M Husin, mengatakan, berkat kerja keras, kerja cerdas dan dukungan masyarakat serta atas izin Allah SWT peta zonasi kota Langsa telah berubah menjadi kuning.

Hal ini sesuai data per 19 September 2021, dari hasil pembobotan skor dan zonasi risiko daerah yang diperbaharui pada setiap minggunya.

Dikatakan M Husin, kategorisasi zona risiko mengacu kepada setiap indikator yaitu epidemiologi, surveilans kesmas dan pelayanan kesehatan diberikan skoring dan pembobotan lalu dijumlahkan.

Jadi, hasil perhitungan dikategorisasi menjadi empat zonasi yaitu, Zona Merah Resiko Tinggi 0-1.80, Zona Orange Resiko Sedang 1.81-2.40, Zona Kuning Resiko Rendah 2.41-3.0 dan Zona tidak terdampak tidak tercatat kasus Covid-19 positif.

Walaupun kota Langsa sudah berada pada zona kuning, tetapi tetap level 3 sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2021 tentang PPKM level 3, 2 dan 1. 

"Biasanya level ini diumumkan setiap dua minggu, sedangkan zonasi diumumkan tiap minggunya," ungkapnya. 

Husin berharap, walaupun zonasi Langsa berada pada resiko rendah bukan berarti sudah terlepas dari prokes. Zonasi ini bukan risiko yang permanen tapi tetap estimasi berdasarkan laporan kasus yang kami kirimkan perhari.

“Mudah-mudahan kita tetap patuh kepada Prokes sebagai wujud ikhtiar agar zonasi menjadi hijau dan dapat beraktivitas normal kembali sebagaimana sebelumnya dan tetap dalam lindungan Allah SWT. Kepada saudara kita yang telah meninggal dunia karena Covid-19 semoga mendapat pahala syahid,” tutup M Husin.

Editor:
Rubrik:Kesehatan