Breaking News

Kuras Isi Kotak Amal, Oknum Remaja Masjid Ini Diringkus Polisi

Kuras Isi Kotak Amal, Oknum Remaja Masjid Ini Diringkus Polisi

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.com - Aksi pencurian kotak amal di Masjid Jamik Lueng Bata, Banda Aceh terekam kamera CCTV. Pelaku diketahui merupakan oknum remaja masjid setempat.

Peristiwa pencurian ini terjadi pada hari Sabtu (6/3/2021) malam. Para pelaku beraksi dengan bantuan seorang warga yang bekerja sebagai pembersih halaman masjid.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto melalui Kapolsek Lueng Bata, AKP Ritian Handayani mengatakan, dari rekaman CCTV terlihat pelaku yang masih remaja masuk melalui pintu depan masjid.

Dia juga sempat berjalan perlahan-lahan dan memperhatikan kondisi sekitar. Merasa keadaan masjid sepi, pelaku lalu mengambil isi di dalamnya dengan cara tanpa merusak kotak amal tersebut.

“Pada hari Sabtu (6/3/2021) panitia Badan Kemakmuran Masjid (BKM) melakukan pengecekan terhadap kotak amal yang ada didalam masjid, pada salah satu kotak terdapat kecurigaan dimana ditemukannya cairan perekat berupa lem yang ada pada lubang kotak amal tersebut,” kata Kapolsek didampingi Kasubbag Humas, Iptu Hardi.

Dengan kecurigaan, petugas BKM melakukan pengecekan pada monitor kamera pengawas yang ada dalam masjid tersebut. Ditemukan visual salah satu pelaku memasuki ruangan operator untuk menonaktifkan kamera CCTV tersebut untuk kelancaran dalam melakukan aksinya.

"Kemudian mencuri uang dengan alat bantu tali strapping yang sudah berikan cairan perekat," sambung Kapolsek.

Peristiwa tersebut akhirnya dilaporkan oleh Yusri salah satu Panitia Badan Kemakmuran Masjid ke Polsek Lueng Bata sesuai dengan Laporan Polisi Nomor: LP.B /04/III/YAN.2.5/2021/SPKT tanggal 10 Maret 2021.

“Berbekal dari kamera pengawas, Unit Resintel Polsek Lueng Bata melakukan berbagai upaya untuk pengungkapan kasus tersebut dan keesokan harinya, Kamis (11/3/2021) sekira jam 01.30 WIB, tim opsnal Polsek Lueng Bata meringkus salah satu pelaku yang terekam kamera CCTV berinisial FR (21), warga Banda Aceh serta turut dibantu oleh empat pelaku lainnya untuk melakukan tindak pidana pencurian tersebut,” ungkapnya.

Setelah mendapatkan identitas empat pelaku lainnya, tim opsnal Polsek Lueng Bata langsung melakukan penangkapan terhadap dua pelaku lain di salah satu warung kopi dalam wilayah Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar dengan inisial IR (22), warga Banda Aceh dan AS (17), warga Aceh Besar.

“Para pelaku mengaku aksi mereka ini sudah berlangsung selama berkisar enam bulan, mereka menguras isi kotak amal masjid hampir Rp 50 juta dengan obsesi sebagai uang saku keperluan sehari-hari,” kata Kapolsek.

Keesokan harinya, AN (19) yang merupakan salah satu pelaku lain yang terlibat dalam pencurian ini diantar oleh orang tuanya ke Polsek Lueng Bata untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Petugas juga menangkap DU (46), warga Pidie yang bertugas sebagai pembersih halaman masjid dengan peran sebagai pemantau situasi.

“Kelima pelaku saat ini diamankan di Polsek Lueng Bata dan kemungkinan masih adanya pelaku lainnya yang terlibat dalam aksi kejahatan pencurian ini," jelasnya.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit motor sebagai alat bantu, satu unit handphone hasil kejahatan, sehelai jaket warna hitam yang digunakan oleh pelaku saat melakukan aksinya, tiga helai kaos, sehelai celana kain warna hitam, sebuah lem sebagai perekat, dua potong tali strapping dan uang hasil kejahatan senilai Rp 10,3 juta.

"Para pelaku dewasa dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan selama tujuh tahun penjara dan untuk pelaku anak di bawah umur dikenakan Pasal 363 KUHP Jo UU RI Nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak," tambahnya.

Rubrik:Hukum, Peristiwa
jmsi bank aceh
JMSI BPKA
JMSI