Kunker ke Aceh Tengah Komisi I Sambangi Rutan Kelas II B Takengon

Kunker ke Aceh Tengah Komisi I Sambangi Rutan Kelas II B Takengon

TAKENGON, ACEHPORTAL.COM - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), menyambangi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B, Takengon dalam rangka kunjungan kerja, Jumat (5/2/2021).

Kehadiran wakil rakyat tersebut, untuk melihat langsung kondisi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan itu.

Kunjungan tersebut dilakukan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR Aceh, Drs H Taufik MM didampingi oleh Anggota Komisi I DPR Aceh, H. Ridwan Yunus, SH dan Darwati A Gani.

Selain melihat kondisi warga binaan serta sejumlah fasilitas di rutan itu, kedua anggota DPR Aceh juga melihat, bahkan membeli hasil kerajinan tangan karya warga binaan.

Ketika tiba di Rutan Takengon, Darwati A Gani, sempat menyapa sejumlah WBP wanita yang sedang membuat kerajinan tangan.

Ia juga sempat mengaspresiasi kegiatan yang dilakukan oleh warga binaan wanita di Rutan Takengon.

“Kita berharap hasil karya yang dihasilkan WBP wanita tersebut, dapat bersaing dengan produk di luar Rutan serta dilakukannya ekspansi pemasaran melalui E-Commerse dengan penjualan secara online,” harap Darwati A. Gani.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi I, DPR Aceh Taufik MM.

Menurut Taufik, ia mengaspresiasi kebersihan serta kerapian lingkungan Rutan Kelas II B Takengon meskipun sedang tahap renovasi.

“Begitu juga dengan kesigapan petugas, dalam menjaga keamanan serta menerima kunjungan Komisi I, DPR Aceh, “ imbuh Taufik.

Kunjungan tim dari Komisi I DPR Aceh tersebut, didampingi langsung oleh Plt Kepala Rutan Kelas II B Takengon, Husni SH MM.

Kunker tersebut, tetap menerapkan protokol kesehatan (Protkes), berupa mencuci tangan, menjaga jarak, serta memakai masker.

Sebelumnya rombongan Anggota Komisi I DPR Aceh berkunjung ke Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Meulaboh, Jum'at (5/2).

Rombongan disambut langsung oleh Kepala Kantor dan pejabat struktural. Sebagai Komisi yang membidangi masalah hukum, politik dan pemerintahan.

Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka konfirmasi terhadap kemungkinan adanya penyalahgunaan Izin Tinggal oleh WNA yang diindikasikan mengarah kepada hal yang menganggu ketahanan negara maupun tindakan melanggar hukum dan kearifan lokal di Aceh.

Kepala Kantor menjelaskan terkait fungsi keimigrasian dalam pengawasan orang asing serta pencegahan penyalahgunaan izin tinggal orang asing dan tenaga kerja asing ilegal yang telah dilakukan diantaranya melalui sosialisasi aplikasi APOA (Aplikasi Pelaporan Orang asing), pengawasan mandiri secara rutin terhadap keberadaan orang asing.

Pemberitahuan masa berlaku izin tinggal orang asing tersebut sebelum berakhir melalui surat pemberitahuan kepada sponsor/penjamin.

Pendataan orang asing dalam bentuk Kirka (Perkiraan Keadaan) dan LHI (Laporan Harian Intelijen) membentuk TIMPORA (Tim Pengawasan Orang Asing) tingkat kabupaten, kota, dan kecamatan serta melakukan operasi gabungan bersama instansi terkait di wilayah kerja Kantor Imigrasi Meulaboh. (**)

Rubrik:DPRA
jmsi bank aceh
JMSI BPKA
JMSI