Breaking News

KPK Apresiasi Pemko Banda Aceh, Raih Nilai Tertinggi MCP Se-Aceh

KPK Apresiasi Pemko Banda Aceh, Raih Nilai Tertinggi MCP Se-Aceh
Banda Aceh- Pemerintah Kota Banda Aceh dibawah kepemimpinan Wali Kota Aminullah Usman kembali mendapatkan apresiasi dari KPK RI (Komisi Pemberantasan Korupsi) sebagai daerah yang memperoleh Capaian Monitoring Centre for Prevention (MCP) hingga Triwulan ke III Tahun 2020 sebesar 64,87{b76bc1b144d64703e19ba294dd5b083bf8d7d9d156ebb5047c1968eb0dac1749} dan tertinggi di Provinsi Aceh.
Hal itu disampaikan oleh Koordinator Wilayah III (Aceh, NTB, Sulut) Korsupgah KPK RI Aida Ratna Zulaiha pada pertemuan Entry meeting KPK dengan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman di ruang rapat wali kota, Selasa (8/12/2020).
Koordinator Wilayah III Aida Ratna Zulaiha mengapresiasi Pemko Banda Aceh yang memberikan pencapaian indikator-indikator meliputi delapan indikator, diantaranya Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kapabilitas APIP, Manajemen ASN, Optimalisasi Pendapatan Daerah, Manajemen Aset Daerah serta Tata Kelola Dana Desa dengan capaian sangat memuaskan sampai triwulan ke III," jelasnya.
"Jadi perlu kami sampaikan bahwa saat ini Pemko Banda Aceh menduduki urutan ke-1 di Provinsi Aceh dengan pencapaian nilai 64,87 {b76bc1b144d64703e19ba294dd5b083bf8d7d9d156ebb5047c1968eb0dac1749} hingga Triwulan ke III dan progresnya sangat menggembirakan yang mana pencapaian ini menurut Aida di atas rata-rata Kabupaten/Kota di Aceh", ungkapnya.
Ia menambahkan, pencapaian Pemko Banda Aceh juga tak lepas dari keinginan wali kota untuk membangun pemerintahan yang bersih baik secara administrasi maupun secara regulasi, sebutnya.
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi sistem Monitoring Center For Prevention (MCP) Pemko Banda Aceh oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.
“Pihaknya menyambut baik pertemuan yang sangat fundamental dan strategis dalam menegakkan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel," sebutnya.
Wali Kota juga berkomitmen mempertahankan pencapaian rencana aksi pencegahan korupsi tahun lalu dan terus berupaya bersama SKPK agar bisa mencapai penilaian MCP sesuai dengan standarisasi yang ditetapkan oleh KPK."pihaknya akan terus berbenah dan menyiapkan MCP dengan sebaik-baiknya hingga berada di peringkat nasional akhir tahun ini," harapnya. (AY)