Breaking News

Kejagung Periksa Satu Tersangka dan 12 Saksi Terkait Kasus Korupsi yang Ditangani

Kejagung Periksa Satu Tersangka dan 12 Saksi Terkait Kasus Korupsi yang Ditangani(Dok. Kejaksaan Agung)
Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

JAKARTA, ACEHPORTAL.com - Tim Jaksa Penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jam Pidsus) Kejaksaan Agung memeriksa seorang tersangka Korporasi dengan kasus korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT ASABRI (Persero) pada beberapa perusahaan periode tahun 2012-2019.

"Tersangka yang diperiksa yaitu AWA selaku Direktur PT MCM. Ia diperiksa terkait pendalaman tersangka 10 Manager Investasi," ujar Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Senin (15/11/2021).

Selain tersangka, jaksa penyidik juga memeriksa dua belas orang saksi terkait sejumlah kasus korupsi yang ditangani seperti kasus korupsi PT AMU, Perum Perindo dan LPEI.

Kapuspenkum menjelaskan, dalam kasus PT AMU ada lima saksi yang diperiksa hari ini. Mereka adalah AP selaku Kasie Pemasaran PT AMU, YH selaku Pelaksana Pemasaran PT AMU Perwakilan Tangerang, FB selaku Pelaksana Pemasaran PT AMU Perwakilan Jawa Barat, WR selaku Kepala Divisi Underwriting Kredit PT Askrindo serta AK selaku Staf Khusus Direksi Divisi Subrogasi PT Askrindo. 

"Mereka diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan PT Askrindo Mitra Utama Tahun Anggaran 2016-2020 atas nama Tersangka WW, Tersangka FB, dan Tersangka AFS," jelasnya.

Selanjutnya, lima saksi juga diperiksa terkait kasus korupsi Perum Perindo. Saksi-saksi yang diperiksa antara lain JSEP selaku Karyawan Perum Perindo, M selaku Manager Perdagangan Perum Perindo, PCS selaku Karyawan Perum Perindo, B selaku Karyawan Perum Perindo dan NAL selaku Karyawan Perum Perindo.

"Mereka diperiksa terkait pengelolaan keuangan dan administrasi bisnis perdagangan ikan," kata Kapuspenkum.

"Terakhir, ada dua saksi yang diperiksa terkait kasus LPEI yakni IS selaku Mantan Direktur Pelaksana II LPEI dan YTP selaku Kepala Divisi Restukturisasi Aset II LPEI yang diperiksa terkait pemberian fasilitas pembiayaan dari LPEI," tutupnya. (*)

Editor:
Rubrik:Hukum