Kejagung Monitoring Proyek Bandara Zainuddin Abdul Majid dan By Pass Mandalika

Kejagung Monitoring Proyek Bandara Zainuddin Abdul Majid dan By Pass Mandalika(Dok. Kejaksaan Agung RI)
Jaksa Agung Muda Intelijen, Sunarta (tengah) saat melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka monitoring proyek pengembangan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok dan By Pass Mandalika, Jumat (26/11/2021).

JAKARTA, ACEHPORTAL.com - Sejak kemarin, Jaksa Agung Muda Intelijen, Sunarta melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam rangka monitoring proyek pengembangan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok.

Selain itu, Sunarta bersama yang lainnya juga memonitor proyek jalan elak atau jalan by pass di Mandalika yakni Jalan By Pass Mandalika I, By Pass Mandalika II, By Pass Mandalika II serta meninjau Sirkuit Internasional Mandalika Lombok.

Saat monitoring, Sunarta bersama Tim Pengamanan Pembangunan Strategis Kejaksaan Agung didampingi Inspektur Jenderal Kementerian PUPR, Tengku Iskandar, Kajati NTB, Tomo beserta Kepala Balai Kementerian PUPR se NTB.

Hal ini diungkapkan Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam siaran pers yang diberikan Jumat (26/11/2021).

"Pekerjaan-pekerjaan tersebut merupakan proyek strategis nasional yang pengamanan pembangunannya diawasi oleh Kejaksaan Agung RI," ujar Kapuspenkum.

Proyek pengembangan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok dengan anggaran sebesar Rp 1,1 triliun lebih (Rp 1.151.187.036.200,00) memiliki item pekerjaan seperti perluasan Terminal progress pekerjaan 99,648 %, pengembangan Fasilitas Kargo progress pekerjaan realisasi 100%, perpanjangan Runway dan Pembangunan Fasilitas Penunjang serta Peningkatan Daya Dukung Runway, progress pekerjaan realisasi  86.588%, Pembuatan Apron Barat progress pekerjaan realisasi 100%, Penataan Pengunjung Bandara dan Area Parkir realisasi 77,676% serta Renovasi Terminal Eksisting realisasi 100%.

Sedangkan anggaran proyek Jalan Elak (By Pass) Mandalika I sebesar Rp 199 miliar lebih (Rp 199.775.221.00) dengan pelaksana pekerjaan PT Nindya Karya dan PT Bumi Agung KSO dengan progres 100%, By Pass Mandalika II sebesar Rp 353 miliar lebih (Rp 353.800.577.000 dengan pelaksana PT Adhi Karya-PT Metro KSO dengan progress pekerjaan 100% serta By Pass Mandalika III sebesar Rp 152 miliar lebih (Rp 152.403.256.000) dengan pelaksana pekerjaan PT Yasa Patria Perkasa dengan progres pekerjaan 89,96%.

"Selain melakukan kegiatan site visit dan monitoring tersebut, Jaksa Agung Muda Intelijen beserta rombongan juga melakukan kunjungan kerja di Kantor Kejati NTB, kegiatan dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," tutupnya. (*)

Editor:
Rubrik:Nasional