Breaking News

Kasus Korupsi PT ASABRI, BPJS Ketenagakerjaan dan Proyek Pembangunan Gardu Induk Medan

Kejagung Kembali Periksa Sejumlah Pejabat, Direktur dan Karyawan Terkait Kasus Korupsi

Kejagung Kembali Periksa Sejumlah Pejabat, Direktur dan Karyawan Terkait Kasus Korupsi
Kapuspenkum Kejagung RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak. (Ist)

JAKARTA, ACEHPORTAL.com - Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jam Pidsus) Kejaksaan Agung Republik Indonesia kembali memeriksa sejumlah saksi terkait kasus korupsi menonjol yang sedang ditangani hingga kini.

Ada lima saksi yang diperiksa Jaksa penyidik yang merupakan para pejabat, direktur termasuk karyawan terkait kasus korupsi PT ASABRI, BPJS Ketenagakerjaan dan Proyek Pembangunan Gardu Induk Medan.

Hal ini dikatakan Kapuspenkum Kejagung RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Senin (3/5/2021) sore dalam siaran pers yang diberikan.

"Terkait kasus korupsi PT ASABRI ada tiga orang saksi yang diperiksa yakni MAY selaku Direktur Utama PT Anugerah Sekuritas, R selaku General Manager (GM) Finance PT Hanson International dan AA selaku Head Compliance PT MNC Sekuritas," ungkapnya.

Sementara, dalam kasus korupsi BPJS Ketenagakerjaan Jaksa penyidik memeriksa satu orang sebagai yakni AN selaku Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan. 

"Kemudian terkait kasus korupsi proyek pembangunan jalur transmisi gardu induk pada PT PLN UIP Medan ada satu orang saksi yang diperiksa yakni VR selaku Assistant Analyst Audit Investigasi SPI Karyawan Kantor Pusat PT PLN (Persero)," jelasnya.

Pemeriksaan para saksi ini dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi. 

"Pemeriksaan saksi dilakukan dengan memperhatikan prokes tentang pencegahan penularan Covid-19, antara lain dengan memperhatikan jarak aman antara saksi dan penyidik yang telah menggunakan APD lengkap, bagi saksi wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan," tutupnya.