Breaking News

Kecamatan Danau Paris Tuan Rumah MTQ Ke-35, Begini Penyampaian Camat

Kecamatan Danau Paris Tuan Rumah MTQ Ke-35, Begini Penyampaian Camat

SINGKIL, ACEHPORTAL.com - Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Aceh Singkil menggelar rapat kordinasi persiapan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke 35 Tingkat Kabupaten.

Rapat itu berlangsung di Opproom Kantor Bupati Gampong Pulo Sarok Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, Jumat (12/3/2021).

Rapat dipimpin Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Aceh Singkil, Sazali yang juga Wakil Bupati Aceh Singkil dan dihadiri oleh Kepala Dinas Syariat Islam dan Dayah Aceh Singkil, Aslinuddin, Sekretaris Dinas Syariat Islam, Abdul Hanan, Seluruh Pengurus LPTQ Kabupaten, Umma Abidin, Ustad Muslim, Para Camat Se-Aceh Singkil, Para Ketua LPTQ kecamatan dan undangan lainnya.

Agenda rapat membahas terkait persiapan dan jadwal yang ditetapkan akan dilaksanakannya MTQ Ke 35 sebagai tuan rumah adalah Kecamatan Danau Paris, Aceh Singkil pada tanggal 21 hingga 26 Juni 2021 mendatang.

Saat dikonfirmasi Camat Danau Paris, Zulhelmi menyampaikan kepada ACEHPORTAL.com terkait persiapan kegiatan tersebut.

"Persiapannya pertama lokasi ya, lokasi utama tentang MTQ sudah terlaksana sudah selesai, kita katakan seratus persen, cuma tinggal menunggu pelaksanaannya saja. Kemudian disamping itu juga memang kita ketahui, berhubung sekarang ini karena sudah lama lokasinya kita persiapkan, memang sekarang agak semak, tapi Insya Allah dalam beberapa minggu ini, itu akan kami bersihkan supaya pada waktu peninjauan nanti sudah oke semua atau sudah ready gitu," ungkapnya.

Saat disinggung luas lokasi, Zulhelmi mengungkapkan jika luas lokasi pergelaran MTQ tersebut yang dibebaskan itu sekitar dua hektare.

"Dan fasilitas yang disiapkan yang sudah ada itu tribun utama, tempat ruang tunggu. Kemudian ruang dewan hakim dan nanti akan kita bangun lagi adalah mimbar utama," ujarnya.

Memang, saat ini di lokasi telah ada tiga buah mimbar kecil-kecil dan itu nantinya akan digeser ke tempat-tempat yang open-open lain, karena tidak semua di situ ditempatkan nanti itu kita buat berpencar. Mungkin ada nanti di halaman masjid, kemudian di komplek sekolah, kemudian di komplek pesantren.

"Dan terkait pemondokan kita sekarang ini kan belum final, sekarang ini data awal 17 titik sudah kita siapkan, tapi nanti penentuan utama itu adalah dari tim LPTQ kabupaten yang menentukannya. Layak atau tidaknya pemondokan itu dipakai untuk kafilah. Kami sudah mempersiapkan itu tapi belum di final," terangnya.

Sementara terkait air bersih, Zulhelmi menyampaikan, kalau saat sekarang ini di sekitar lokasi tersebut air bersih sudah lancar semua. Namun nanti, pihaknya juga akan mencoba menyiapkan air bersih di pemondokan.

"Kami siapkan satu tangki air yang sering kita pakai itu, setiap pemondokan kita titip satu. Kemudian juga Pak Bupati pernah menyampaikan kepada kami, kami sampaikan hari ini tadi, nanti Bupati mengupayakan atau memerintahkan kepada pihak PDAM, jam tayangnya atau jam waktu operasinya PDAM di situ diperpanjang," jelasnya.

Zulhelmi juga menyampaikan terkait kode, Oh begini, kebetulan kita disitu kan bercampur, untuk saling menghargai, jadi kebetulan tamu-tamu kita banyak yang dari luar kecamatan tentu mereka tidak hafal rumah disana, mohon maaf sekali, mohon maaf sekali lagi, apakah rumah Muslim atau rumah non-muslim.

"Nah jadi untuk itu, barang kali kita berikan kode kepada mereka yaitu tamu kita, tapi Insya Allah tadi ada kesepakatan kita beberapa Camat, cukup kami sampaikan nanti kepada Pak Camat nya sebagai Ketua rombongan, dan Pak Camat menyampaikan kepada rombongannya anggota kafilah supaya lebih berhati-hati semuanya," Imbuhnya.

Namun terkait dengan tujuan, Zulhelmi menyampaikan, tujuannya itu pertama untuk semaraknya ataupun mengangkat Islam yakan, untuk lebih memeriahkannya selanjutnya untuk nanti mencari kafilah mewakili kafilah Aceh Singkil ke tingkat provinsi yang saya dengar tadi informasinya tahun ini pelaksanaan tingkat provinsi diadakan di Bener Meriah.

"Dan terkait Covid-19 kita lihat perkembangan selanjutnya, kalau memang nanti kita masih dalam zona Covid-19, kita akan memberitahukan melalui kepala Gampong diharapkan seluruh pengunjung, dan kemudian di arena nanti kita akan umumkan, seluruh pengunjung kita sarankan serta berupa himbauan begitu juga kepada kafilah-kafilah kita agar menjaga protokol kesehatan atau Prokes," Harapnya.

Zulhelmi berharap, dengan semaraknya MTQ ini, pihaknya menginginkan kerukunan umat beragama.

"Terutama di Kecamatan Danau Paris dapat terjalin lebih mesra lagi dan nanti kami harapkan juga saudara-saudara kita non-muslim ikut berpartisipasi dalam acara ini, banyak caranya nanti kita buat," tandasnya.

jmsi bank aceh
JMSI BPKA
JMSI