Breaking News

Kapal Nelayan Meulaboh Hilang Kontak di Perbatasan Sabang-Nikobar

Kapal Nelayan Meulaboh Hilang Kontak di Perbatasan Sabang-Nikobar
Ilustrasi

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.com - Sebuah kapal nelayan dengan nama KM Unggul S dikabarkan hilang kontak sejak Kamis kemarin di kawasan perairan Sabang yang berbatasan dengan perairan Nikobar.

Informasi yang diperoleh, kapal tersebut dinahkodai oleh Hasan Basri (35), warga Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat bersama dua ABK-nya yang merupakan warga Banda Aceh.

Hingga kini, keberadaan kapal tersebut belum diketahui pasti. Sejumlah pihak pun masih melakukan tindaklanjut untuk mengetahui posisi kapal yang diduga mengalami kerusakan mesin itu.

Saat dikonfirmasi, Wasekjen Panglima Laot Aceh Besar, Miftach Tjut Adek mengaku juga menerima informasi terkait adanya kapal nelayan yang hilang kontak tersebut.

"Ada, mereka tiga hari yang lalu sedang menuju ke Meulaboh di perbatasan antara Sabang dan Nikobar, tiba-tiba putus kontak," ujarnya Selasa (11/5/2021).

Miftach juga menjelaskan, kapal yang dimaksud bernama KM Unggul S yang dinahkodai oleh Hasan Basri. Terakhir terpantau kapal itu berada di zona ZEE yang berdekatan dengan Kepulauan Nikobar Andaman dengan posisi rusak mesin utama.

"Tanggal 27 April berangkat, kita sudah lakukan semua (berkoordinasi untuk mencari kapal yang dimaksud), kita sudah lapor ke PSDKP dan SAR," tambahnya.