Breaking News

Jokowi Minta Pemda Segera Belanjakan APBD, DPRK: Memang Sangat Dibutuhkan

Jokowi Minta Pemda Segera Belanjakan APBD, DPRK: Memang Sangat Dibutuhkan
Kantor Bupati Aceh Singkil. (Zulkarnain/ACEHPORTAL.com)

SINGKIL, ACEHPORTAL.com - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo meminta agar pemerintah daerah Seluruh Indonesia agar segera membelanjakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Jokowi menyebutkan bahwa belanja APBD masih belum besar. Namun angka tersebut pun mayoritas masih digunakan untuk keperluan belanja pegawai, disampaikan, Rabu 28 April 2021 di Istana Negara.

Ia mengajak kepada seluruh provinsi, kabupaten, dan kota untuk segerakan yang namanya belanja pemda, belanja APBD, disegerakan.

Ia juga mengatakan belanja pegawai masih belum maksimal sekitar 63%. Sementara itu belanja modal yang disebut penting baru sebesar 5%.

Namun, Anggaran yang telah ditransfer tersebut masih mengendap pada saldo bank. Tidak langsung dibelanjakan. Tapi ditaruh di bank, sehingga dinilai menyebabkan mengeremnya laju pertumbuhan ekonomi.

Padahal Kata Presiden itu, belanja daerah menjadi faktor penting dalam mengerek ekonomi nasional. Jokowi juga menyampaikan hingga Maret 2021 terdapat anggaran sebesar Rp 182 triliun yang masih mengendap di bank daerah.

Angka tersebut disampaikan Jokowi justru meningkat dari sebelumnya. Sehingga menunjukkan bahwa anggaran yang diberikan tidak segera dibelanjakan. Sekaligus berpesan, Hati-hati, Rp 182 triliun itu uang yang sangat gede sekali.

Kalau segera dibelanjakan, uang akan berputar di masyarakat akan pengaruhi pertumbuhan ekonomi yang tidak kecil.

Bahkan, Program perlindungan sosial juga ia sampaikan menjadi penting untuk segera disalurkan. Termasuk Bantuan langsung tunai (BLT) dana desa yang diberikan oleh pemerintah daerah.

Sementara, Jokowi dalam penyampainnya, telah mencatat penyaluran BLT Dana Desa masih sebesar 32% atau Rp 1,5 triliun. Angka tersebut diminta untuk terus dimaksimalkan untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi.

Terkait hal itu, saat dikonfirmasi Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil, dari Fraksi PDI-P, Taufik, mengungkapkan, bahwa memang itu benar.

"Di Aceh Singkil, Pengesahan APBD 2021 bulan November tahun 2020 itu, diharapkan sangat segera membelanjakan APBD tersebut, khusus nya kegiatan-kegiatan yang bisa menggerakkan ekonomi masyarakat," ujar Taufik.

Ia juga mengatakan, mengingat kita sebentar lagi mau menghadapi lebaran Idul Fitri 1442 H.

"Semua sangat penting, bukan hanya penyaluran BLT, namun saya dengar untuk Aparatur Desa juga belum disalurkan, karena itu juga sangat penting, kalau nanti sudah disalurkan ke Aparatur desa tentu ke Imam Masjid juga disalurkan," pungkas Taufik.

*Penyampaian Bupati Aceh Singkil

Terpisah, saat dikonfirmasi Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid melalui telepon ACEHPORTAL.com, menyampaikan, sesuai dengan aturan Menteri, daerah-daerah yang belum melakukan rasionalisasi atau realokasi anggaran APBD-nya maka belum bisa di transfer uang dari Pemerintah.

"Jadi masalah uang ini belum bisa dicairkan karena kan kita diperintahkan berdasarkan surat edaran dari Menteri Pemerintah, bahwasanya dilakukan rasionalisasi keuangan negara, atau melakukan realokasi untuk penanganan Covid," ujar Dulmusrid, Sabtu (1/5/2021).

Ia menambahkan, maka sebelum itu dilaporkan ke pemerintah, belum bisa dicairkan.

"Syaratnya masih dalam Areal kasi Anggaran untuk dipenanganan covid. Itu sudah jelas, uang itu jika Pemerintah daerah belum melakukan realokasi anggaran, maka belum bisa transfer, kalau belum ada barter, atau laporan dari keuangan Pemerintah Aceh, atau Pemerintah Kabupaten Kota lainnya yang belum buat laporan, maka dilakukan penundaan dana keuangan dari BAU," pungkas Dulmusrid.

Editor:
Rubrik:Daerah, Umum
Iklan idul fitri gub
Iklan bub gayo lues