Breaking News

Jelang Ramadhan, Pengawasan Pangan Segar di Kota Gemilang Diperketat

Jelang Ramadhan, Pengawasan Pangan Segar di Kota Gemilang Diperketat
Dinas Pangan Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Banda Aceh melakukan pengawasan keamanan pangan segar di pasar Peunayong, Kota Banda Aceh, Jumat (9/4/2021).

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.com - Menjelang bulan suci Ramadan, Dinas Pangan Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Banda Aceh melakukan pengawasan keamanan pangan segar di pasar Peunayong, Kota Banda Aceh, Jumat (9/4/2021).

Sampel yang diambil diantaranya, udang vaname, ikan biji nangka, cumi-cumi, ikan tongkol, ikan gembung, dencis, serta tiga merek beras lokal yang kemudian dibawa dan diperiksa di gedung pengujian pangan dinas setempat.

Kepala DPPKP Kota Banda Aceh Ir. Zulkifli Syahbuddin, MM mengatakan pemerikasaan pangan ini merupakan amanah dari Undang-undang No.18 tahun 2012 tentang pangan dan PP No. 86 tahun 2019 tentang Keamanan Pangan, dimana pangan segar yang beredar di masyarakat itu harus aman untuk dikonsumsi.

“Makanya kita melakukan pengujian terhadap beberapa jenis pangan dengan mengambil sampel pangan dalam keadaan segar karena kalau pangan tersebut sudah diolah itu bukan wewenang kita lagi,” jelasnya.

Ia menyebutkan, kali ini pihaknya melakukan pengujian terhadap zat berbahaya seperti formalin dan pemutih.

“Alhamdulillah adapun hasil pengujian yang telah dilakukan pada semua sampel adalah negatif terhadap zat berbahaya formalin dan chlorine,” sebutnya.

Sementara itu, Kabid Ketahanan Pangan DPPKP Kota Banda Aceh, Wahyuni Wahfar, S.Pt, M.Si mengatakan, untuk ikan segar dilakukan pengujian test kit formalin, sedangkan untuk beras dilakukan pengujian chlorine in rice test kit.

“Keamanan pangan itu sangat penting dalam rangka menjaga warga kota Banda Aceh dari ancaman mgkonsusumsi  zat-zat yang berbahaya dari pangan yang dijual dipasar kita, dan ini merupakan tugas kami sbg aparatur pemerintah yg bertanggung jawab terkait hal tersebut, oleh karenanya kegiatan ini selalu kami laksanakan walau dengan swadana.” imbuhnya  menutup wawancara singkat ini.

Iklan idul fitri gub
Iklan bub gayo lues