Jaksa tuntut 5 Terdakwa Kasus Korupsi Pemeliharaan Jalan Dan Jembatan Di Kabupaten Simeulue

Jaksa tuntut 5 Terdakwa Kasus Korupsi Pemeliharaan Jalan Dan Jembatan Di Kabupaten Simeulue

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Lima terdakwa tindak pidana korupsi Pemeliharaan Jalan Dan Jembatan Di Kabupaten Simeulue dituntut Jaksa Penuntut Umum, di Pengadilan Tipikor Banda Aceh,(4/6/2021).

Jaksa Penuntut Umum pada kejaksaan tinggi Aceh membacakan Surat Tuntutan Pidana (requistoire) dalam perkara Tipikor Kasus Korupsi Pemeliharaan Jalan Dan Jembatan Di Kabupaten Simeulue yang merugikan Negara sebesar Rp. 5.700.000.000.

Dalam sidang kemarin Tim Jaksa Penuntut Umum telah membacakan surat tuntutan pidana terhadap kelima terdakwa dan menyatakan Terdakwa Afi, Fir, Ali, Iis dan Ded telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diatur dan diancam dalam dakwaan primair Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang R.I. Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang R.I. Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang R.I. Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.

Terdakwa Afi dituntut pidana penjara 7 tahun 6 bulan (denda Rp.500.000.000), Fir pidana penjara 8 tahun 6 bulan denda (Rp.500.000.000), Ali pidana 8 tahun 6 bulan denda (Rp.750.000.000), Iis pidana 8 tahun 6 bulan denda (Rp.500.000.000), Ded pidana 8 tahun 6 bulan denda (Rp.500.000.000) di Pengadilan Tipikor Banda Aceh.

Barang bukti berupa uang dari nomor 361/ 384 sejumlah Rp 1.416.000.000,- dipergunakan sebagai uang pengganti dalam perkara terdakwa Ded dan Fir

Rubrik:Hukum