Kasus Korupsi PT ASABRI

Jaksa Periksa Enam Saksi, Satu Ahli dan Satu Tersangka Terkait Kasus Korupsi PT ASABRI

Jaksa Periksa Enam Saksi, Satu Ahli dan Satu Tersangka Terkait Kasus Korupsi PT ASABRI

JAKARTA, ACEHPORTAL.com - Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jam Pidsus) Kejaksaan Agung memeriksa enam orang saksi, seorang ahli serta seorang tersangka yang terkait dengan kasus korupsi PT ASABRI, Selasa (18/5/2021).

Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengungkapkan, saksi yang diperiksa yakni SH selaku Direktur Utama PT Trada Alam Minera yang diperiksa mengenai keterkaitan PT Graha Resources (perusahaan yang Beneficial Owner nya adalah Tersangka HH) dengan PT Trada Maritime yang kemudian berubah nama menjadi PT Trada Alam Mineral, AP selaku Nominee yang diperiksa terkait yang bersangkutan menjadi pengurus di perusahaan-perusahaan dan aset-aset milik tersangka HH dan AK selaku Nominee yang diperiksa terkait yang bersangkutan menjadi pengurus di perusahaan-perusahaan milik tersangka HH.

Kemudian saksi lain yakni WW selaku Direktur PT Asia Raya Kapital yang diperiksa terkait enam sertifikat SHGB atas nama PT Prima Jaringan yang digunakan sebagai aset jaminan untuk menerbitkan sukuk Mudarabah I Prima Jaringan, TAW selaku Direktur Utama PT Asia Raya Kapital yang diperiksa terkait enam sertifikat SHGB atas nama PT Prima Jaringan yang digunakan sebagai aset jaminan untuk menerbitkan sukuk Mudarabah I Prima Jaringan serta DPS selaku Custodian Service Head PT Bank Mega, Tbk yang diperiksa terkait enam sertifikat SHGB atas nama PT Prima Jaringan yang digunakan sebagai aset jaminan untuk menerbitkan sukuk Mudarabah I Prima Jaringan.

"Selain itu, diperiksa juga satu orang ahli yaitu AD dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan oleh tersangka HH, BTS dan JS," ujarnya.

Sementara, lanjut Leo, untuk tersangka yang diperiksa adalah tersangka IWS selaku Kadiv Investasi PT ASABRI (Persero) periode Juli 2012 hingga Januari 2017 terkait dengan aset-aset hasil tindak pidana korupsi PT Tricore dan PT Dana Lingkar. Dimana, dari kedua perusahaan tersebut, Beneficial Owner-nya adalah tersangka IWS dan konfirmasi tentang aliran dana rekening tersangka IWS.

"Tersangka diperiksa oleh Tim Jaksa Penyidik di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas I Tangerang, Kecamatan Jambe, Tangerang, Banten. Pemeriksaan saksi, ahli, dan tersangka dilakukan dengan memperhatikan prokes tentang pencegahan penularan Covid-19," tutupnya. (*)