Jadi Inspirasi, Berikut Kisah Sukses Agus, Dari Buruh Hingga Jadi Pengusaha Tauke Pokat Kocok

Jadi Inspirasi, Berikut Kisah Sukses Agus, Dari Buruh Hingga Jadi Pengusaha Tauke Pokat Kocok

SINGKIL, ACEHPORTAL.com - Agus Ishariyanto (30), pemuda Sangga Beru Blok 15 Gunung Meriah, Aceh Singkil sukses memulai karirnya dengan membuka usaha di bidang buah segar yaitu alpukat (pokat) kocok.

Usaha ini mulai digelutinya pada 19 Maret 2020. Memulai usaha secara mandiri, Agus pun harus rela resign dari buruh di salah satu perusahaan kebun kelapa sawit di Aceh Singkil.

Saat dikonfirmasi Agus menyampaikan, sebelum mengambil keputusan resign dirinya mematangkan konsep usaha yang akan dibukanya selama tiga bulan.

“Tiga bulan bagi saya cukup lama untuk menunggu, belajar dan mengumpulkan modal untuk membangun usaha ini, akhirnya dengan niat dan tekad yang kuat saya bisa memulainya,” kata Agus, Rabu (24/3/2021).

Namun usaha yang ia geluti saat ini, katanya, berawal dari kesukaannya untuk mengonsumsi buah segar. Seiring berjalannya waktu, Agus Black sapaan akrab teman-temannya itu, berpikir untuk membuka peluang usaha alpukat, namun cara pengolahannya bukan dijus seperti biasa dijual orang pada umumnya.

"Niat membuka Outlet Pokat Kocok segera di eksekusi, ternyata usaha saya yang berlokasi di Jalan Cut Muetia-Tunas Harapan Gunung Meriah ini, ternyata mendapat perhatian serta dukungan yang sangat banyak dari teman-teman," kata Agus.

Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Yashafa itu juga menyampaikan, kesuksesan seseorang terkadang sulit diraih karena dibutuhkan usaha, kerja keras, konsisten dan sikap pantang menyerah.

"Siapa saja di dunia ini pasti ingin menjadi orang yang sukses karena kehidupan yang sukses juga sudah pasti beriringan dengan finansial yang mapan, yang penting kita mencoba," tegas Agus.

Agus yang punya selogan “Sing Penting Yakin” itulah yang menjadi motivasi Agus Ishariyanto dalam menjalankan usahanya.

"Karena dari berbagai survei rata-rata tingkat kesuksesan orang di dunia akan diraih jika mereka sudah berada di rentan usia antara 40 hingga 50 tahun lebih. Tapi faktanya tidak selalu demikian bahkan kini banyak juga orang-orang sukses yang berada di kisaran usia 25 hingga 30 an. Kebanyakan dari mereka adalah para pengusaha muda yang berjiwa ksatria berani menantang diri sendiri untuk mendapatkan keberhasilan di usia yang terbilang masih muda," ungkapnya.

Agus juga menyampaikan, kemarin ia membuka Outlet 01 di Gunung Meriah. Selang tiga bulan, Agus mengepakkan sayapnya dengan membuka outlet 02 di Kota Subulussalam.

“Jika kita ingin bermimpi, mulai dari tidur. Sekilas seperti pernyataan kutipan yang sedikit konyol (aneh), kenapa saya nyatakan hal tersebut aneh, karena tidak semua tidur memiliki mimpi dan tidak semua mimpi dimulai dari tidur. hal ini yang menjadi dasar saya untuk memulai atau melakukan segala sesuatu (semua harus dimulai) kalau belum dimulai kita tidak akan pernah tahu,” ujarnya.

Selain jadi pengusaha Pokat Kocok, Agus juga aktif di berbagai kegiatan sosial dan organisasi. Agus kini juga aktif di Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Aceh Singkil di bidang ekonomi kreatif.

Namun saat disinggung apakah akan membuka outlet lagi, Agus menyampaikan, tidak hanya dalam wilayah Singkil.

"Insya Allah saya kini juga sudah merencanakan dalam pertengahan bulan April 2021 ini akan membuka tiga outlet baru lagi di wilayah Pantai Barat Selatan Aceh," ujarnya.

*Tanggapan Ketua Umum BPC HIPMI Aceh Singkil

Terpisah, saat dikonfirmasi Ketua Umum BPC HIPMI Aceh Singkil, Ahmad Hariono juga qmerespon positif banyaknya anak muda yang saat mulai menggeluti di dunia usaha.

“Waktunya anak muda berlabel pengusaha, Agus Ishariyanto, salah satu contoh nyata anak muda bisa menjadi pengusaha sukses. Perkembangan bisnis pokat kocok ternyata melesat lebih cepat, genap satu ahun Tauke Pokat Kocok itu sudah memiliki tiga outlet. Muncul dengan keberanian, kerja keras dan keuletan dari Owner Pokat Kocok ini patut menjadi contoh dan inspirasi dari banyak kalangan anak muda,” kata Ahmad.

Ahmad Hariono menambahkan, anak muda sangat penting menjadi penggerak kemajuan ekonomi melalui dunia usaha. Apapun bentuknya, tentunya sesuai ide, kreativitas dan kemampuannya masing-masing.

"Selama satu tahun berjalan menggeluti usaha pokat kocok Agus sudah memiliki dua outlet, outlet pertama di Rimo Gunung Meriah Aceh Singkil, outlet kedua di Subulussalam dan kini memasuki tahun kedua," ungkap Ahmad.

Dengan demikian, kata dia, Agus Tauke Pokat Kocok menjadi salah satu pelopor bisnis pokat kocok yang sukses dari Aceh Singkil.

"Setelah membaca cerita inspiratif Agus pengusaha muda pokat kocok apakah kamu tertarik untuk memulai usaha? Mari, cobalah," tutupnya.

Rubrik:Daerah, Ekonomi, Sosok
jmsi bank aceh
JMSI BPKA
JMSI