Inspektorat Banda Aceh Sudah Turunkan Tim Terkait Dugaan Korupsi Dana BUMG

Inspektorat Banda Aceh Sudah Turunkan Tim Terkait Dugaan Korupsi Dana BUMG
Ilustrasi

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.com - Terkait dugaan penyimpangan dana desa di Lamteumen Timur, Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh, Rita Pujiastuti AP mengatakan, tim inspektorat sudah turun ke lokasi pada September 2021 lalu.

Ia mengungkapkan, tim menemukan dugaan penyimpangan dana desa berkaitan pembangunan septic tank plus tempat wudhu di Masjid Baburrahman yang dibangun pihak ketiga antara tahun 2015-2016.

Lalu, dihibahkan ke gampong serta tempat penyembelihan ternak di tahun 2018, dimana kedua pekerjaan itu berada di Dusun Cempaka desa setempat. Dugaan penyimpangan dana desa itu bukan temuan yang terencana.

"Artinya, dugaan penyimpangan itu diketahui saat tim inspektorat turun sesuai jadwal reguler yang biasa kami lakukan bisa sudah sampai waktunya. Di sanalah dugaan penyimpangan itu awalnya terungkap," sebut Rita, Senin (8/11/2021).

Ia menerangkan dua proyek yang diduga dimasukkan dalam dana desa itu, sebelumnya sudah ada dan dibangun di sana dusun tersebut, baik itu proyek septic tank plus tempat wudhu di Masjid Baburrahmah maupun tempat penyembelihan hewan ternak.

Mirisnya, tempat penyembelihan ternak itu dibangun dari hasil swadaya masyarakat setempat di Dusun Cempaka. Tapi, justru dimasukkan ke anggaran dana desa tahun 2019 dan diduga dilakukan mantan keuchik.

Pun demikian, terang Rita, pemeriksaan belum tuntas dilaksanakan, meski indikasi awal penyimpangan itu sangat kentara.

Lalu, ungkap Rita di dalam aturan, bila ditemukan ada indikasi penyimpangan yang dilakukan di gampong, masih ada kesempatan dan waktu pengembalian dalam tempo 60 hari.

"Aturan mengamanatkan demikian. Jadi, mantan Keuchik Lamteumen Timur itu masih ada kesempatan mengembalikan dana atas kerugian yang ditimbulkan," ungkap Rita.

Ditanya berapa kerugian dan dugaan penyimpangan dana desa yang dilakukan mantan keuchik tersebut, Kepala Inspektorat Kota Banda Aceh ini menjelaskan belum diketahui persis, karena laporan hasil pemeriksaan (LHP) belum keluar.

Rubrik:Hukum
Sumber:Acehtribunnews.com