Imbauan Qanun Aceh Singkil Mulai Bertebaran

Imbauan Qanun Aceh Singkil Mulai Bertebaran

SINGKIL, ACEHPORTAL.com - Imbauan Qanun Aceh Singkil Nomor 10 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah bagian Kedua yaitu Pajak Hotel dan Qanun Nomor 18 Tahun 2010 tentang Pajak Restoran mulai bertebaran di akun media sosial.

Pemilik hotel, losmen, gubuk pariwisata, pesanggerahan, rumah penginapan dan sejenisnya wajib memungut pajak dari pemakai jasa hotel sebesar 10 persen dan pemilik restoran atau rumah makan wajib memungut pajak dari pelanggan sebesar 10 persen yang akan di bayarkan kepada Badan Pengelolaan Keuangan (BPK) Aceh Singkil Bidang Pendapatan.

Penyebar imbauan tersebut dari akun Facebook pribadi Agus Mulyadi yang diketahui sebagai pemilik rumah makan bernama Hawa Berkah dengan cuitan:

"Bagaimana imbauan ini dijalankan oleh pelaku usaha di Aceh Singkil. Sementara pemerintah sendiri yang sudah jelas punya kegiatan yang bisa meningkatkan PAD-nya sendiri dari Qanun tersebut memberi peluang keluar daerah dalam meningkatkan PAD daerah lain"

#BIMTEK

Begitu tulisnya dalam akun Facebook tersebut. Hal itu dibenarkan Pemilik Rumah Makan dan Hotel Hawa Berkah Aceh Singkil, Agus Mulyadi saat dikonfirmasi ACEHPORTAL.com, Sabtu (27/3/2021) malam.

"Benar itu saya muat di akun Facebook pribadi saya dengan alasan saya selaku pelaku usaha yang bergerak di bidang penginapan dan rumah makan berharap agar bimtek tersebut dilaksanakan di daerah kita," katanya.

Dengan diadakannya kegiatan tersebut, kata Agus, roda ekonomi masyarakat Aceh Singkil banyak terbantu.

"Sedemikian juga dengan peluang peningkatan PAD bertambah. Bayangkan, jika sejumlah dana tersebut dilakukan di daerah dengan asumsi pajak 10 persen, berapa banyak potensi pajak yang terbuang, semoga pemerintah peka lah dalam mendengar jeritan hati masyarakat dan Aceh Singkil keluar dari katagori daerah miskin," harapnya.

Rubrik:Daerah, Ekonomi, Umum
jmsi bank aceh
JMSI BPKA
JMSI