Breaking News

Hari Ini Kejagung Periksa 18 Saksi Terkait Sejumlah Kasus Korupsi

Hari Ini Kejagung Periksa 18 Saksi Terkait Sejumlah Kasus Korupsi(Dok. Kejaksaan Agung RI)
Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

JAKARTA, ACEHPORTAL.com - Tim Jaksa Penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jam Pidsus) Kejaksaan Agung memeriksa delapan saksi terkait kasus korupsi PT ASABRI, Kamis (4/11/2021).

Saksi-saksi yang diperiksa yakni I selaku Komisaris PT Rimo Internasional Lestari, TS selaku Karyawan PT Bumi Nusa Jaya Abadi dan AT selaku Direktur PT Mandiri Mega Jaya yang diperiksa terkait pengelolaan dana investasi di PT ASABRI dengan Tersangka TT.

Kemudian, HH selaku Deputi Direktur Departemen Pengawasan Pasar Modal 2 OJK dan AT selaku Direktur First Asia Capital yang diperiksa terkait pendalaman tersangka 10 Manager Investasi (MI).

Lalu, EK selaku Fund Manager Reksadana Corfina Equity Syariah, PT Corfina Capital, F selaku Fund Manager Reksadana Aurora Syariah Equity, PT Aurora Aset Manajemen dan PWS selaku Fund Manager Reksadana Campuran Victoria Jupiter, PT Victoria Aset Manajemen yang diperiksa terkait saham SUGI, BCIP dan SIAP.

Selanjutnya, lima saksi diperiksa terkait kasus korupsi dalam pengelolaan keuangan dan usaha Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) Tahun 2016-2019.

Saksi-saksi yang diperiksa antara lain M selaku Mantan GM SBU FO Perum Perindo, YH selaku Staf Utama Hukum Perum Perindo, DA selaku Manager Perbendaharaan dan Pembiayaan Perum Perindo, AD selaku Senior Manager Hukum Perum Perindo serta AD selaku Manajer Operasional SBU Aquaculture Perum Perindo.

"Mereka diperiksa terkait proses pengelolaan dan penggunaan dana MTN, dana pinjaman bank BTN Syariah, dana pinjaman bank BNI yang digunakan dalam bisnis perdagangan ikan," ujar Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Kamis (4/11/2021).

Sementara, dalam kasus pembelian gas bumi oleh PDPDE Sumatera Selatan ada dua orang saksi yang diperiksa yakni YA selaku Direktur Utama PT PDPDE Gas dan HP selaku Staf Keuangan PDPDE Gas yang diperiksa terkait aliran transaksi uang Tersangka CISS.

"Terakhir, tiga saksi diperiksa terkait kasus LPEI yakni SH selaku Kepala Departemen Spesial Audit I Periode April 2020-Juli 2021, AW selaku Kepala Satuan Kerja Audit Internal pada LPEI serta HK selaku Asisten Relationship Manager LPEI yang diperiksa terkait pemberian fasilitas kredit pada LPEI," jelasnya.

Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan serta menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi.

"Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan mengikuti secara ketat protokol kesehatan antara lain dengan menerapkan 3M," tutup Kapuspenkum. (*)

Editor:
Rubrik:Hukum