Breaking News

Harga Sembako di Abdya Mulai Merangkak Naik Jelang Ramadhan

Harga Sembako di Abdya Mulai Merangkak Naik Jelang Ramadhan
Aktifitas salah seorang pedagang pengecer di pasar Jalan H. Ilyas Blangpidie menjual barang-barang sayur mayur menjelang puasa Ramadhan 1442 H. (Salman/Acehportal.com)

BLANGPIDIE, ACEHPORTAL.com - Harga barang-barang kebutuhan pokok di Aceh Barat Daya (Abdya) mulai merangkak naik menjelang puasa Ramadhan 2021/1442 Hijriah.

Pantauan ACEHPORTAL.com di Pasar Jalan H. Ilyas Blangpidie menemukan ada beberapa harga barang kebutuhan pokok yang sudah mulai naik, Sabtu (10/4/2021).

“Beberapa barang kebutuhan pokok sudah naik harganya seperti telur, tepung terigu, minyak goreng dan beras,” kata Fahmi (47), salah seorang pedagang eceran sembako.

Ia menyebutkan, harga telur sebelumnya Rp 37 ribu per papan, menjelang puasa melonjak naik berkisar antara Rp 42 ribu hingga Rp 45 ribu per papan.

Kemudian, minyak goreng harga sebelumnya Rp 10 ribu per liter dan sekarang naik Rp 3 ribu menjadi Rp 13 ribu per liter.

"Kalau minyak goreng kemasan jeregen isi 5 liter harga sebelumnya Rp 20 ribu, tapi sekarang udah naik menjadi Rp 24 ribu," ujarnya.

Dikatakan Fahmi, kebutuhan barang sembako lain juga mengalami pelonjakan harga drastis seperti tepung terigu segitiga, dari harga sebelumnya Rp 8 ribu per kilo, sekarang merangkak naik menjadi Rp 12 ribu per kilogramnya.

Sedangkan beras harga sebelumnya Rp 125 ribu per sak, sekarang menjelang puasa ramadhan naik menjadi Rp 140 ribu per sak. Sementara harga gula pasir masih stabil dikisaran Rp 13 ribu hingga Rp 14 ribu per kilogram.

Menurut Fahmi, saat ini daya beli masyarakat di Abdya, khususnya di Blangpidie sudah mulai menurun.

"Sangat terasa bagi kami pedagang eceran ini, jika selama pandemi Covid-19 ini memang ekonomi masyarakat kian merosot," imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang eceran sayur mayur di Jalan H. Ilyas, Adi (35) menyatakan, harga cabai rawit mengalami kenaikan drastis menjelang puasa ini.

"Harga cabe rawit sebelum menjelang puasa Rp 35 ribu per kilo, sekarang naik Rp 10 ribu menjadi Rp 45 ribu per kilogram," katanya.

Dijelaskan Adi, melonjaknya harga cabe rawit disebabkan pasokan barang tersebut dari luar daerah (Takengon), karena beberapa hari lalu cuaca hujan tinggi distribusi cabe rawit menjadi terkendala, sehingga harganya pun naik.

Untuk beberapa jenis sayur mayur lainnya, ungkap Adi harganya masih stabil, yaitu cabe merah Rp 45 ribu per kilo, bawang merah Rp 35 ribu per kilo dan bawang putih Rp 30 ribu per kilogramnya.

"Untuk bawang bombay turun harga dari sebelumnya Rp 30 ribu per kilo, sekarang menjadi Rp 20 ribu per kilo," pungkasnya.