Breaking News

Gubernur Aceh Minta Pemeriksaan Perbatasan Diperketat, Begini Tanggapan Aceh Singkil dan Subulussalam

Gubernur Aceh Minta Pemeriksaan Perbatasan Diperketat, Begini Tanggapan Aceh Singkil dan Subulussalam
Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid (kiri) dan Wali Kota Subulussalam, Affan Alfian Bintang (kanan). (Ist)

SINGKIL, ACEHPORTAL.com - Gubernur Aceh, Nova Iriansyah meminta agar pemeriksaan di kawasan perbatasan Aceh diperketat saat arus balik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah ini. 

Hal itu tertuang dalam surat yang dikeluarkan dan ditandatangani langsung Gubernur, Jumat (14/5/2021) kemarin tentang Antisipasi Perjalanan Masyarakat pada Arus Balik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Diketahui, surat itu ditujukan kepada Bupati Aceh Tamiang, Bupati Aceh Tenggara, Bupati Aceh Singkil serta Wali Kota Subulussalam yang juga ditembuskan kepada Mendagri, Menhub, Ketua Satgas Penanganan COVID-19 dan Unsur Forkopimda Aceh.

Dalam surat disebutkan agar pemeriksaan perbatasan diperketat dan dilakukan secara teliti serta cermat terhadap dokumen RT-PCR, Swab Test Antigen atau Genose setiap pelaku perjalanan masyarakat pada masa arus balik ini di setiap pos penyekatan di perbatasan antar provinsi untuk menghindari terjadinya peningkatan kasus COVID-19 di Aceh.

Tanggapan Bupati Aceh Singkil

Saat dikonfirmasi, Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sudah ada mendirikan posko penyekatan di perbatasan Aceh-Sumut yang berada di Gampong Biskang, Kecamatan Danau Paris.

"Surat memang sudah beredar, jadi untuk mengantisipasi perkembangan sekaligus bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 yang jelas Singkil sudah mendirikan posko penyekatan perjalanan dari Aceh Singkil menuju Tapanuli Tengah, Sumut," ujar Dulmusrid Kepada ACEHPORTAL.com Sabtu (15/5/2021).

Ia menyebutkan, posko tersebut mulai dilaksanakan kegiatan penyekatan sejak dari tanggal 6 sampai dengan tanggal 18 Mei 2021.

"Namun Insya Allah akan diperketat pemeriksaan arus balik Idul Fitri ini sesuai dengan surat edaran dari Pak Gubernur Aceh," tutur Dulmusrid.

Tanggapan Wali Kota Subulussalam

Terpisah, saat dikonfirmasi Wali Kota Subulussalam, Affan Alfian Bintang menyampaikan, pihaknya tentu sangat mendukung penuh instruksi Gubernur untuk dilaksanakan sesuai kewenangan daerah.

"Yang jelas kita sebagai pemerintah ya kan, selalu menegaskan dan selalu mengimbau agar selalu mematuhi protokol kesehatan (Prokes) sesuai dengan aturan," ujar Bintang.

Ia juga mengatakan, pihaknya juga sudah mendirikan posko penyekatan pemeriksaan mulai sejak tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021 yang akan datang di kawasan Gampong Jontor, Kecamatan Penanggalan. 

"Pelaksanaan peningkatan (pemeriksaan) perbatasan sesuai dengan surat edaran Pak Gubernur itu untuk mengantisipasi melonjaknya arus balik mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah tetap kita laksanakan sesuai dengan imbauan, artinya mungkin samalah dengan kabupaten kota yang lain," ungkap Bintang.

"Dalam pelaksanaan peningkatan pemeriksaan suhu tubuh di posko penyekatan di perjalanan dari Subulussalam ke Phakpak Bharat demikian sebaliknya yang tidak mematuhi sesuai dengan ketentuan akan di suruh putar balik, karena ini upaya kita untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 agar kita terhindar dari bahaya virus yang kita perangi saat ini," pungkas Bintang.

Editor:
Rubrik:Daerah, Umum